Risiko Global Seret Pelemahan Ekonomi Indonesia

Kamis, 10 November 2016 - 12:15 WIB
Risiko Global Seret...
Risiko Global Seret Pelemahan Ekonomi Indonesia
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, kondisi ekonomi global berisiko menyeret Indonesia kedalam pelemehan ekonomi. Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan ekonomi global yang kerap dikoreksi ke bawah.

Menurutnya, tidak pernah ada selama beberapa tahun ini perekonomian dunia dikoreksi ke atas. "Di sanalah kita hidup dengan berbagai macam risiko global. Coba melihat pada 2016 (proyeksi pertumbuhan ekonomi global) bermula cukup tinggi. Pada 2015 diperkirakan 3,3%, kira-kira. Kemudian turun, turun dan proyeksinya 3,1%," kata dia di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (10/11/2016).

Dia menuturkan, tahun depan pun akan sama. Darmin mengungkapkan, pada awalnya Indonesia juga optimis, namun dengan adanya koreksi tersebut, pemerintah juga mengoreksi pertumbuhan ekonomi dan menerapkan asumsi pertumbuhan ekonomi yang lebih realistis tahun depan.

"Optimisme mereka (global) di awal tahun ada. Namun realitasnya tidak seperti yang diharapkan sebelumnya. Karenanya kita kemudian bisa melihat pada 2017 ekonomi dunia 3,4%. Kecenderungannya pada bulan-bulan ke depan dia akan mulai dikoreksi ke bawah. Akhirnya, kita juga harus membuat asumsi pertumbuhan ekonomi lebih realistis," tuturnya.

Sebagai gambaran, ekonomi AS diperkirakan naik sedikit menjadi 2,2%, China tahun ini menargetkan 6,5% dan tahun depan 6,2%, India 7,6% tahun ini dan tahun depan tetap. Sementara, ASEAN 4,8% dan tahun depan 5,1%.

"Nah, nanti kita lihat, apakah negara-negara tersebut akan mengoreksi juga atau enggak. Karena biasanya mereka per tiga bulan di koreksi lagi," pungkas Darmin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
Tahun 2021 Perekonomian...
Tahun 2021 Perekonomian Dunia Diprediksi Bangkit dan Tumbuh
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Berita Terkini
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
16 menit yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
33 menit yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
40 menit yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
1 jam yang lalu
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
1 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved