Jokowi Berharap Penyaluran Bansos lewat Sistem Perbankan

Jum'at, 18 November 2016 - 15:40 WIB
Jokowi Berharap Penyaluran...
Jokowi Berharap Penyaluran Bansos lewat Sistem Perbankan
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ‎mengatakan, setelah 71 Indonesia merdeka dan menjelma menjadi ekonomi besar, indek inklusif keuangan Indonesia masih belum mencapai target. Di mana, indek inklusif keuangan Indonesia sebesar 36% berdasarkan data 2014.

Sementara, kata Jokowi‎, target inklusif terbilang besar yakni mencapai 75%. Menurut dia, sebenarnya pencapaian 45% inklusif keuangan dianggap cukup, namun karena ada target tersebut, maka hal itu perlu dikejar.

Maka, Jokowi telah memerintahkan kepada semua kementerian agar program bantuan sosial (bansos) dilakukan melalui sistem perbankan. ‎"Saya harap gubernur, bupati, wali kota, bansos yang triliunan rupiah bisa disalurkan melalui sistem perbankan. Karena, ini jumlah yang besar," ‎ujar dia dalam sambutan peluncuran strategi nasional keuangan Inklusif di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/11/2016).

Dia menuturkan, jika para kepala daerah mau menyalurkan bansos melalui sistem perbankan, dia meyakini bansos akan tepat sasaran. Selain itu, kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini, para nelayan, buruh, petani dan pengusaha mikro juga perlu diajak masuk ke dalam sistem perbankan.

Menurutnya, jika mereka mau sukarela memanfaatkan sistem perbankan, maka stabilitas keuangan akan lebih terjamin. Jokowi menilai jika mereka mau memanfaatkan sistem perbankan, maka mereka tidak perlu lagi melakukan pinjaman modal ke bank asing.

Sebab, sistem keuangan negara menyediakan hal tersebut. Sejauh ini banyak masyarakat memilih menyimpan dananya secara 'manual'. ‎"Terbukti waktu tax amnesty, yang dari bawah kasur, bawah bantal, keluar semua meski saya tahu itu belum semua‎," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-Hati, Nasabah Perbankan...
Hati-Hati, Nasabah Perbankan Rentan jadi Korban Kejahatan Social Engineering
Pertemuan Tahunan Perbankan...
Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah 2024
Dana Nasabah Raib, Sistem...
Dana Nasabah Raib, Sistem Keamanan Perbankan Dipertanyakan
Lewat Media Dongeng...
Lewat Media Dongeng Perbankan, JMI Berikan Donasi Pendidikan Masyarakat Pesisir di SDN Tanjung Burung Kabupaten Banten
Bagaimana Kinerja Perbankan...
Bagaimana Kinerja Perbankan Dua Kuartal ke Depan?, Nih Hitung-hitungannya
Cermat Dalam Memilih...
Cermat Dalam Memilih Aplikasi Perbankan
Berita Terkini
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
15 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
47 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved