Nasib Kebijakan Ekonomi Donald Trump Tergantung USD

Selasa, 22 November 2016 - 20:32 WIB
Nasib Kebijakan Ekonomi...
Nasib Kebijakan Ekonomi Donald Trump Tergantung USD
A A A
JAKARTA - VP Corporate Development & Market Research ForexTime Ltd (FXTM) Jameel Ahmad mengungkapkan, nasib kebijakan ekonomi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tergantung pada pergerakan USD. Jika USD terlalu menguat, diyakini akan mempersulit langkah Trump.

Jameel mengatakan, menguatnya nilai tukar USD akan membuat para investor enggan melakukan ekspansi ke Negari Paman Sam karena biayanya mahal. Sehingga, harapan untuk membuka lebih banyak lapangan kerja enggak akan terwujud.

"Kalau barang diproduksi domestik mahal sekali, mereka enggak mampu beli. Jadi, meski Trump janji kasih orang kerjaan tapi kalau USD menguat ini enggak akan terjadi. Kalau terlalu menguat, semua janji dia tak akan terlaksana, ini yang jadi masalah kenapa dolar menguat dan ini bukan masalah bagi Indonesia," ujarnya di Jakarta, Selasa (22/11/2016).

Sementara, kata dia, percuma jika Trump memaksakan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) untuk menaikkan suku bunga karena akan menguatkan USD. Bagi investor, ini akan membuat mereka banyak membeli barang impor ketimbang produk dalam negeri.

"Trump akan beri tekanan The Fed suku bunga dinaikkan, kalau naik dolar menguat lagi. Jadi, karena dolar kuat ini investor AS cenderung menbeli dari luar, impor murah dari luar daripada beli sendiri di dalam," kata Jameel.

Sementara, lanjut dia, jika Trump ingin mewujudkan semua kebijakan ekonominya, disarankan terlebih dahulu melemahkan USD. Hal tersebut menjadi syarat utama guna membuka lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan angka konsumsi.

"Untuk jadikan ini semua butuh dolar lemah, dolar yang enggak kuat. Jadi, apabila dolar menguat terus siapa mau bikin industri di AS, kan biayanya tinggi? Jadi, jalankan kebijakan ekonomi Trump itu persyaratannya kondisi dolar melemah," tuturnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Donald Trump Ancam Ambil...
Donald Trump Ancam Ambil Alih Terusan Panama
Gagal Jadi Presiden...
Gagal Jadi Presiden Amerika, Mobil Donald Trump Dilelang
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Berita Terkini
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
1 jam yang lalu
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
2 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
4 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
6 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
9 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
17 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved