Jokowi Minta Ekonom Tak Ikut Memanasi Situasi Politik

Selasa, 22 November 2016 - 21:13 WIB
Jokowi Minta Ekonom...
Jokowi Minta Ekonom Tak Ikut Memanasi Situasi Politik
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kalangan ekonom tidak ikut memanasi situasi politik saat ini di tengah kondisi yang sedang tidak menentu. Pernyataan ini disampaikan Jokowi saat membuka Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (BI) atau yang dihadiri bankir-bankir Indonesia malam ini

Mantan Walikota Solo ini menambahkan, tensi politik yang sedikit memanas ini jangan diikuti dengan tensi ekonomi yang ikut memanas. Dia meminta para pelaku ekonomi untuk tidak ikut memanasi situasi saat ini. "Sekali lagi hanya hangat. Jadi disini ekonom-ekonom jangan ikut memanasi, hangat sudah. Biasa itu," katanya di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (22/11/2016).

Lebih lanjut dia mengaku bahwa akhir-akhir ini situasi politik sedikit memanas karena Pemillihan Kepala Daerah (Pilkada) di DKI Jakarta. Padahal menurutnya, kegiatan Pilkada tidak hanya terjadi di Jakarta melainkan juga di 101 daerah seluruh Indonesia.

"Sebetulnya Pilkada ini tidak hanya di DKI saja. Ada 101 pemilihan Bupati, Walikota, Gubernur di seluruh Indonesia. Tetapi di Jakarta ini istimewa, sehingga ya kejadian yang kemarin itulah yang kita lihat," sambungnya

Kendati demikian, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menganggap situasi yang sedikit memanas di ibukota ini sebagai suatu hal yang biasa. Dalam setiap momen Pilkada di DKI Jakarta, tensi politik memang selalu memanas. "Ini hanya sedikit hangatlah (situasi politik). Saya ingat dulu Pilgub mirip-mirip kayak gini. Karena saya merasakan sendiri di lapangan," imbuh dia.

Meskipun baginya tensi politik hanya sedikit memanas, namun Jokowi mengaku cukup pontang panting menghadapinya. Bahkan, dirinya sampai melakukan pertemuan dengan para pimpinan partai politik dan tokoh penting lainnya guna meredam tensi tersebut.

"Saya cukup pontang panting kesana kesini, tapi sekali lagi itu hal biasa dalam sebuah Pilkada. Biasa. Dan karena pontang panting itu, saya yang biasanya enggak pernah naik kuda harus naik kuda," terangnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ketua DPR Sudah Terima...
Ketua DPR Sudah Terima Surat dari Jokowi Berisi Nama Calon Gubernur BI, Siapa Calon Kuat?
Uji Kelayakan jadi Deputi...
Uji Kelayakan jadi Deputi Gubernur BI, Ini Jurus Juda Agung Selamatkan Ekonomi RI
Apresiasi Relokasi Investasi...
Apresiasi Relokasi Investasi ke RI, Jokowi Ajak Jepang Gabung Sovereign Wealth Fund
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Bos BI Ungkap 7 Jurus...
Bos BI Ungkap 7 Jurus Jaga Laju Ekonomi RI, QRIS Jadi Andalan
Inflasi 2,84% dan Ekonomi...
Inflasi 2,84% dan Ekonomi Tumbuh 5,1%, Jokowi: Segar Sekali
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
8 jam yang lalu
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
8 jam yang lalu
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
8 jam yang lalu
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
8 jam yang lalu
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
9 jam yang lalu
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
9 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved