Koperasi Pandawa Mandiri Group Bantah Izinnya Dicabut

Rabu, 23 November 2016 - 23:58 WIB
Koperasi Pandawa Mandiri...
Koperasi Pandawa Mandiri Group Bantah Izinnya Dicabut
A A A
JAKARTA - Keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menutup kegiatan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa Mandiri Group dianggap tidak tepat. Pihak Pandawa menyebut lembaga pengawas keuangan itu tidak memiliki kewenangan untuk menutup kegiatan koperasi yang telah beroperasi sejak 2007 ini.

Hal tersebut disampaikan Kuasa Hukum Koperasi Pandawa, Andi Syamsul Bahri untuk mengklarifikasi pemberitan miring terkait penutupan Koperasi Pandawa oleh OJK.

"Kita telah melakukan pertemuan dengan OJK pada Jumat (18/11). OJK hanya meminta ketua KSP Mandiri Pandawa Group beserta pengurusnya melalukan pembenahan, sehingga dapat memenuhi ketentuan perkoperasian," kata dia dalam rilisnya, Depok, Rabu (23/11/2016).

Dia menyebut, kewenangan untuk membekukan atau mencabut izin setiap badan koperasi sesuai UU adalah hak Kementerian Koperasi dan UMKM RI yang juga telah melakukan pemeriksaan rutin terhadap kliennya.

"Adapun berapa hasil pertemuan (dengan OJK) itu, KSP Pandawa adalah sah, sesuai akte notaris dan ditetapkan hukum oleh Kementerian Koperasi. OJK tidak pernah membekukan, hal tersebut juga telah dipublikasi dalam keterangan persnya," tutur dia.

Sementara, salah satu anggota Koperasi Pandawa, Martin Tumale, asal Pondok Benda, Pamulang mengaku resah dengan isu miring yang menjelaskan jika Koperasi Pandawa dianggap jelek. Padahal, dalam pelayanan dan kebijakan koperasi tidak pernah ada masalah.

Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai wiraswasta, bahkan mengaku diuntungkan dengan adanya investasi Pandawa yang memberi keuntungan setiap bulannya kepada anggotanya.

"Gak ada gonjang-ganjing di sini. Semua berjalan baik. Dana sisa hasil usaha (SHU) dibayarkan full dan tepat waktu. Jadi tidak ada kabar penipuan," terang dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tranformasi Koperasi...
Tranformasi Koperasi untuk Generasi Muda
Anggota KSP Sejahtera...
Anggota KSP Sejahtera Bersama Minta Kemenkop Bantu Selesaikan Masalah
HUT ke-77 Harkopnas,...
HUT ke-77 Harkopnas, Momentum Persatuan Gerakan Koperasi
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
Transformasi Koperasi...
Transformasi Koperasi Digital 4.0 ala MMSI Fokus Sejahterakan Anggotanya
DDI Galbar Gagas Koperasi...
DDI Galbar Gagas Koperasi Berbasis Manajemen Madrasah
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
31 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
41 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
57 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
58 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
Nasib Para Tentara Bayaran...
Nasib Para Tentara Bayaran Wagner Group Disegel Vladimir Putin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved