Dua Ruas Tol Ini Diharapkan Kurangi Biaya Logistik di Pulau Jawa

Senin, 05 Desember 2016 - 16:40 WIB
Dua Ruas Tol Ini Diharapkan...
Dua Ruas Tol Ini Diharapkan Kurangi Biaya Logistik di Pulau Jawa
A A A
JAKARTA - Pembangunan dua ruas jalan tol, yakni Tol Jakarta-Cikampek II (elevated) dan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) diharapkan dapat mengurangi biaya logistik di Pulau Jawa. Seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi keberadaan infrastuktur jalan sangat dibutuhkan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, jalan tol Jakarta-Cikampek ll elevated sepanjang 36,4 Km dan jalan tol KLBM sepanjang 38,29 Km diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi kepadatan lalu Iintas. Terutama memperlancar distribusi yang dapat mengurangi biaya logistik secara ekonomis.

"Total nilai investasi kedua jalan tol ini mencapai lebih dari Rp28 triliun," ujarnya di Jakarta, Senin (5/12/2016).

Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) jalan tol Jakarta-Cikampek ll (Elevated) adalah konsorsium PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Ranggi Sugiron Perkasa. Sementara, BUJT jalan tol KLBM adalah PT Waskita Bumi Wira (WBW), yang merupakan konsorsium yang terdiri dari PT Waskita Toll Road (55%), PT Energi Bumi Mining (25%), dan PT Panca Wira Usaha (20%).

Dia menjelaskan, salah satu yang perlu diperhatikan dalam pembangunan kedua jalan tol adalah metode kerja dan manajemen pengendalian konstruksi. Selain itu, tetap memperhatikan estetika pada lokasi pembangunan.

“Hal ini terutama saat pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek II elevated, mengingat jalan tol ini akan dibangun tepat pada median jalan tol Jakarta-Cikampek eksisting,” katanya.

Memperhatikan bahwa pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) dilakukan pada saat yang sama dengan pembangunan proyek-proyek infrastruktur lainnya, seperti Light Rail Transit (LRT) dan kereta cepat Jakarta-Bandung. Maka dalam pembangunannya perseroan menggunakan konsultan jasa project management.

"Ini agar integrasi pelaksanaan konstruksi proyek dapat terkoordinasi dengan baik untuk meminimalkan gangguan lalu Iintas yang terjadi selama masa konstruksi," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Konektivitas Kawasan...
Konektivitas Kawasan Strategis Metropolitan, Tol Desari Akan Tembus Tol BORR
PUPR Tawarkan Investasi...
PUPR Tawarkan Investasi 6 Proyek Jalan Tol dan Jembatan Senilai Rp80,84 T
Ini Dua Ruas Jalan Tol...
Ini Dua Ruas Jalan Tol yang Siap Dioperasikan Pemerintah
Perkuat Jalur Logistik,...
Perkuat Jalur Logistik, Tol Baru di Aceh dan Manado Siap Beroperasi
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran...
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran yang Ramah Lingkungan dan Humanis
PUPR Perpanjang Masa...
PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Venues PON
Berita Terkini
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
1 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
5 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
13 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
13 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
14 jam yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
14 jam yang lalu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved