CEO Exxon Disebut Jadi Kandidat Menlu AS Pilihan Trump
Minggu, 11 Desember 2016 - 19:19 WIB
CEO Exxon Disebut Jadi Kandidat Menlu AS Pilihan Trump
A
A
A
WASHINGTON - CEO Exxon Mobil Rex Tillerson telah bertemu Presiden AS terpilih Donald Trump di tengah berkembangnya spekulasi bahwa dia sedang dipertimbangkan untuk menjadi Menteri Luar Negeri (Menlu) AS.
Seperti dikutip dari BBC, Minggu (11/12/2016), NBC News mengutip sumber yang dekat dengan Trump mengatakan bahwa Tillerson kemungkinan akan diumumkan pekan depan. Mantan duta besar PBB John Bolton akan berfungsi sebagai wakilnya.
Berita ini muncul sebagai tim Mr Trump menantang keakuratan laporan intelijen bahwa Rusia turun tangan untuk meningkatkan prospek pemilihannya. Selain itu, Veteran Parrtai Republik Mitt Romney juga dikaitkan untuk mengisi posisi sebagai sekretaris negara.
Mantan Walikota New York Rudy Giuliani tersingkir dari pertimbangan pada pekan lalu. Urusan bisnis asing Giuliani telah menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaiannya.
Tillerson, 64, memiliki pengalaman luas dalam negosiasi internasional dan hubungan bisnis dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Dia telah menjadi kritikus dari sanksi internasional terhadap Rusia untuk mencaplok Crimea.
Ini adalah putaran terbaru Donald Trump dalam pencarian untuk mengisi posisi sebagai diplomat top. Dia telah mempertimbangkan beberapa kandidat dengan pandangan berbeda secara signifikan dan latar belakang.
Para pejabat transisi mengatakan bahwa dia akhirnya memilih Rex Tillerson meskipun belum ada pengumuman resmi. Eksekutif minyak ini tidak memiliki pengalaman diplomatik namun melakukan bisnis dengan banyak pemerintah asing, termasuk di Rusia di mana dia telah mengembangkan hubungan yang baik dengan Presiden Vladimir Putin.
Seperti dikutip dari BBC, Minggu (11/12/2016), NBC News mengutip sumber yang dekat dengan Trump mengatakan bahwa Tillerson kemungkinan akan diumumkan pekan depan. Mantan duta besar PBB John Bolton akan berfungsi sebagai wakilnya.
Berita ini muncul sebagai tim Mr Trump menantang keakuratan laporan intelijen bahwa Rusia turun tangan untuk meningkatkan prospek pemilihannya. Selain itu, Veteran Parrtai Republik Mitt Romney juga dikaitkan untuk mengisi posisi sebagai sekretaris negara.
Mantan Walikota New York Rudy Giuliani tersingkir dari pertimbangan pada pekan lalu. Urusan bisnis asing Giuliani telah menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaiannya.
Tillerson, 64, memiliki pengalaman luas dalam negosiasi internasional dan hubungan bisnis dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Dia telah menjadi kritikus dari sanksi internasional terhadap Rusia untuk mencaplok Crimea.
Ini adalah putaran terbaru Donald Trump dalam pencarian untuk mengisi posisi sebagai diplomat top. Dia telah mempertimbangkan beberapa kandidat dengan pandangan berbeda secara signifikan dan latar belakang.
Para pejabat transisi mengatakan bahwa dia akhirnya memilih Rex Tillerson meskipun belum ada pengumuman resmi. Eksekutif minyak ini tidak memiliki pengalaman diplomatik namun melakukan bisnis dengan banyak pemerintah asing, termasuk di Rusia di mana dia telah mengembangkan hubungan yang baik dengan Presiden Vladimir Putin.
(izz)
Lihat Juga :