7 Pertanyaan yang Harus Anda Jawab Sebelum Menerima Tawaran Kerja

Selasa, 20 Desember 2016 - 07:00 WIB
7 Pertanyaan yang Harus...
7 Pertanyaan yang Harus Anda Jawab Sebelum Menerima Tawaran Kerja
A A A
KETIKA Anda mendapatkan tawaran kerja, Anda pasti sangat antusias bahkan terburu-buru untuk langsung memulai kerja. Beberapa bahkan memilih meninggalkan lingkungan kerja lamanya setelah mengetahui mendapat panggilan tawaran kerja dari tempat baru. Namun tidak sedikit setelah mendapat kerja atau di tempat yang baru, Anda justru merasa tidak nyaman.

CNBC, Selasa (20/12/2016) melansir dari Glassdoor, situs konsultasi tenaga kerja mencatat ada beberapa pertanyaan yang Anda harus jawab sendiri, sebelum memutuskan menerima tawaran kerja. Berikut tujuh pertanyaan yang Anda harus renungkan:

1. Apakah perusahaan menawarkan kompensasi yang adil?
Kebanyakan orang merasa tidak nyaman atau bahkan bersalah mempertanyakan gaji dan tunjangan untuk pekerjaan Anda. Namun tidak ada salahnya bagi Anda untuk menyelidikinya. Karena hal ini dapat berujung kepada ketidakpuasan di masa datang.

Untuk itu, lihatlah apa keahlian Anda dan bandingkan dengan gaji dan posisi yang Anda terima. Jika ada kesenjangan yang signifikan dan perusahaan tidak bersedia untuk berkompromi, Anda mungkin harus berpikir panjang untuk menerima tawaran tersebut. Ingat: ini bukan soal gaji yang lebih besar, namun Anda harus bisa memastikan bahwa perusahaan benar-benar menghargai keahlian dan posisi Anda.

2. Bagaimana dengan budaya kerja perusahaan?
Tidak ada yang tahu soal budaya dan kebiasaan kerja di sebuah perusahaan sebelum Anda masuk. Namun Anda bisa menyelidiki informasi soal turnover (keluar masuk) karyawan di perusahaan tersebut. Jika perusahaan tersebut memiliki turnover tinggi, sebaiknya Anda harus menghindari tawaran tersebut. Anda dapat menyelidikinya dengan bertanya mengapa posisi yang ditawarkan terbuka untuk Anda. Sehingga bisa memperoleh titik terang soal masalah budaya kerja yang terjadi.

3. Apakah Anda cocok dengan atasan Anda?
Sumber Glassdoor dalam testimoninya mengatakan bahwa ia pernah menolak pekerjaan yang ditawarkan dengan gaji besar, posisi menarik, dan memiliki rekan kerja yang menyenangkan. Namun ia tidak memiliki kecocokan dengan atasannya. Hal ini dapat Anda dapatkan saat wawancara kerja. Bagaimana sikap calon atasan terhadap Anda.

Anda bisa mendapatkan apakah calon atasan tersebut cocok atau tidak, setelah melalui wawancara 30 menit. Bagaimana pun juga bekerja di bawah atasan yang tidak cocok akan menyia-nyiakan waktu Anda, menghabiskan kerja delapan jam sehari namun merasa tidak nyaman. Untuk menghindari hal ini, Anda harus mengukur perasaan Anda selama proses wawancara. Tapi bila merasa cocok maka Anda bisa menikmati datang ke kantor setiap hari.

4. Bagaimana perusahaan berusaha mengatasi masalah?
Bahkan perusahaan terbaik memiliki kelemahan sekalipun. Jadi pertanyaannya, bagaimana perusahaan menanggapi dan mengatasi sebuah masalah. Jika Anda melihat pola ulasan mereka dalam menanggapi persoalan berkutat di hal-hal yang sama seperti sebelumnya, itu artinya bendera merah.

Sebaliknya, bila Anda melihat perusahaan mampu mengatasi masalah, menunjukkan tindakan nyata, dan terbuka menghadapi tantangan, ini justru akan memacu Anda dalam bekerja dan mengatasi masalah.

5. Apakah Anda memiliki kesempatan untuk berkembang?
Pertanyaan utamanya adalah dimana Anda melihat diri Anda pada lima tahun mendatang? Jadi Anda harus melihat bagaimana perusahaan melihat peran dan potensi Anda. Dengan demikian Anda memiliki kesempatan untuk berkembang dan peluang meningkatkan kepemimpinan dan tanggung jawab. Dan ini penting untuk membawa Anda kepada tujuan karir Anda secara keseluruhan.

6. Bagaimana perusahaan bekerja?

Sebuah tawaran pekerjaan yang besar pada dasarnya menjadi tidak berguna jika tidak memiliki fundamental dan keuangan yang stabil. Jadi jangan tertipu oleh tawaran mencolok atau gaji yang tinggi. Anda bisa melakukan penelitian dan bertanya kepada sekitar tentang kondisi perusahaan bersangkutan.

7. Jujur, apakah Anda benar-benar menginginkan pekerjaan tersebut?
Seorang tenaga SDM mengatakan kepada Glassdoor, kebanyakan pencari kerja berpura-pura lembut saat wawancara. Beberapa dari mereka memiliki motivasi karena gaji yang tinggi, nama bergengsi, dan tunjangan yang layak namun tidak memiliki antusiasme yang asli.

Jadi Anda harus menjawab kepada diri sendiri secara jujur, apakah pekerjaan tersebut yang Anda butuhkan. Jangan sampai Anda menghabiskan sepertiga dari hidup Anda di tempat kerja namun merasa tidak nyaman pada akhirnya. Anda harus bisa memastikan bahwa Anda memang menikmati pekerjaan yang ditawarkan.

Memang, mungkin diperlukan waktu sedikit lama untuk mencari pekerjaan yang cocok. Namun ketika Anda akhirnya menemukannya, itu menjadi harga yang pantas bagi penantian Anda.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berkat Kerja Keras Tim,...
Berkat Kerja Keras Tim, CentrePark Raih Penghargaan Wajib Pajak Terbaik
Terancam Tutup, Perusahaan...
Terancam Tutup, Perusahaan Perparkiran Butuh Sederet Relaksasi Pajak
Sosialisasikan COVID-19,...
Sosialisasikan COVID-19, Pengelola Apartemen Manfaatkan Jaringan TV Lokal
Pabrik Mulai Berproduksi,...
Pabrik Mulai Berproduksi, VW Ubah Logo seperti Game PacMan
Jukir CentrePark Kembalikan...
Jukir CentrePark Kembalikan Dompet Temuan Berisi Jutaan Rupiah ke Pemiliknya
Pura Trans dan Hino...
Pura Trans dan Hino Latih Smart Driving untuk Para Sopir
Berita Terkini
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
25 menit yang lalu
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
1 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
1 jam yang lalu
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
2 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
12 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
13 jam yang lalu
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved