Sasar UMKM, Bank DKI Buka Outlet di Tiga Pasar Kelolaan PD Pasar Jaya
Rabu, 28 Desember 2016 - 18:15 WIB
Sasar UMKM, Bank DKI Buka Outlet di Tiga Pasar Kelolaan PD Pasar Jaya
A
A
A
JAKARTA - PT Bank DKI merambah pasar-pasar yang dikelola PD Pasar Jaya untuk pemasaran produk dan layanan Bank DKI demi meningkatkan intermediasi perbankan. Perseroan pun menempatkan kantor layanannya seperti di Pasar Bukit Duri, Pasar Tomang, dan Pasar Cipulir.
Selain membuka kantor layanan di tiga pasar tersebut, pada saat yang bersamaan, Bank DKI juga membuka kantor layanan yang berlokasi di Jalan Suryopranoto. Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI Priagung Suprapto mengatakan, pembukaan kantor layanan di sejumlah pasar merupakan upaya perseroan dalam menjangkau lebih banyak pelaku UMKM di DKI Jakarta.
“PD Pasar Jaya merupakan salah satu pemegang saham Bank DKI. Sebagai sesama BUMD DKI Jakarta, sinergi Bank DKI dan PD Pasar Jaya akan memberi manfaat kepada pelaku UMKM di DKI Jakarta, khususnya para pedagang pasar tradisional yang dikelola oleh PD Pasar Jaya," kata Priagung Suprapto dalam keterangan persnya, Rabu (28/12/2016).
Dengan diresmikannya kantor layanan Bank DKI di tiga pasar tersebut, maka Bank DKI secara keseluruhan telah memiliki 273 kantor layanan yang terdiri dari 33 kantor cabang konvensional, tiga cabang syariah, 61 cabang pembantu, 12 cabang pembantu syariah, 98 kantor kas konvensional, enam kantor kas syariah, 46 payment point, dan 14 kantor fungsional.
Tahun 2017, Bank DKI berencana terus menambah jumlah kantor layanan Bank DKI yang berlokasi di pasar kelolaan PD Pasar Jaya. Priagung menambahkan bahwa dari 148 pasar yang dikelola oleh PD Pasar Jaya, jumlah kantor layanan Bank DKI yang berada di pasar kelolaan PD Pasar Jaya belum maksimal. "Jadi jumlahnya akan kami tambah terus hingga mencapai jumlah pasar yang ada di Jakarta," terangnya.
Sekadar informasi, Bank DKI banyak melakukan kerja sama dengan PD Pasar Jaya, termasuk di antaranya pada Maret 2016, di mana Bank DKI menyalurkan kredit dengan total nilai Rp1,5 miliar kepada 150 pedagang PD Pasar Jaya.
Juni 2016, Bank DKI juga bekerja sama dengan PD Pasar Jaya menyalurkan kredit kepada 489 debitur yang merupakan pedagang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan total Rp26 miliar.
Pada Oktober 2016, total aset Bank DKI tercatat sebesar Rp42,41 triliun, dengan dana pihak ketiga per Oktober 2016 sebesar Rp30,38 triliun dan penyaluran kredit sebesar Rp24,36 triliun. Laba setelah pajak Bank DKI per Oktober 2016 tercatat sebesar Rp504 miliar.
Selain membuka kantor layanan di tiga pasar tersebut, pada saat yang bersamaan, Bank DKI juga membuka kantor layanan yang berlokasi di Jalan Suryopranoto. Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI Priagung Suprapto mengatakan, pembukaan kantor layanan di sejumlah pasar merupakan upaya perseroan dalam menjangkau lebih banyak pelaku UMKM di DKI Jakarta.
“PD Pasar Jaya merupakan salah satu pemegang saham Bank DKI. Sebagai sesama BUMD DKI Jakarta, sinergi Bank DKI dan PD Pasar Jaya akan memberi manfaat kepada pelaku UMKM di DKI Jakarta, khususnya para pedagang pasar tradisional yang dikelola oleh PD Pasar Jaya," kata Priagung Suprapto dalam keterangan persnya, Rabu (28/12/2016).
Dengan diresmikannya kantor layanan Bank DKI di tiga pasar tersebut, maka Bank DKI secara keseluruhan telah memiliki 273 kantor layanan yang terdiri dari 33 kantor cabang konvensional, tiga cabang syariah, 61 cabang pembantu, 12 cabang pembantu syariah, 98 kantor kas konvensional, enam kantor kas syariah, 46 payment point, dan 14 kantor fungsional.
Tahun 2017, Bank DKI berencana terus menambah jumlah kantor layanan Bank DKI yang berlokasi di pasar kelolaan PD Pasar Jaya. Priagung menambahkan bahwa dari 148 pasar yang dikelola oleh PD Pasar Jaya, jumlah kantor layanan Bank DKI yang berada di pasar kelolaan PD Pasar Jaya belum maksimal. "Jadi jumlahnya akan kami tambah terus hingga mencapai jumlah pasar yang ada di Jakarta," terangnya.
Sekadar informasi, Bank DKI banyak melakukan kerja sama dengan PD Pasar Jaya, termasuk di antaranya pada Maret 2016, di mana Bank DKI menyalurkan kredit dengan total nilai Rp1,5 miliar kepada 150 pedagang PD Pasar Jaya.
Juni 2016, Bank DKI juga bekerja sama dengan PD Pasar Jaya menyalurkan kredit kepada 489 debitur yang merupakan pedagang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan total Rp26 miliar.
Pada Oktober 2016, total aset Bank DKI tercatat sebesar Rp42,41 triliun, dengan dana pihak ketiga per Oktober 2016 sebesar Rp30,38 triliun dan penyaluran kredit sebesar Rp24,36 triliun. Laba setelah pajak Bank DKI per Oktober 2016 tercatat sebesar Rp504 miliar.
(ven)
Lihat Juga :