Pemerintah Perlu Mendorong Ekonomi Daerah

Rabu, 04 Januari 2017 - 13:16 WIB
Pemerintah Perlu Mendorong...
Pemerintah Perlu Mendorong Ekonomi Daerah
A A A
JAKARTA - Ketua Bidang Politik dan Kebijakan Publik Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Mohammad Yamin Tawary mengatakan, ekonomi daerah harus dibangun agar Indonesia bisa segera menjadi negara maju.

"Banyak daerah yang kehidupan ekonominya tergantung pada pusat. Hanya sebagian kecil yang bisa mandiri, dapat Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup baik," ujar dia saat dihubungi di Jakarta.

Dia mengatakan, daerah harus dibangun agar pertumbuhan ekonomiannya bisa membaik. Menurutnya, permasalahan akan muncul ketika pusat tidak bisa mencukupi anggaran untuk daerah-daerah.

"Negara harus melihat permasalahan ini dengan cermat, sehingga tidak melahirkan masalah besar ke depannya," tuturnya.

Yamin mengungkapkan, harus ada penyusunan ulang strategi untuk mendorong daerah agar bisa mandiri secara ekonomi dan tidak bergantung pada pusat.
Selain itu, kebijakan pemerintah terhadap pasar bebas sehingga masuknya tenaga kerja asing ke Indonesia harus dikaji ulang.

Sebab, ini akan membuat lapangan pekerjaan di daerah semakin minim. "Masuknya tenaga kerja asing merupakan kebijakan yang tidak sesuai dengan aspirasi rakyat karena di dalam negeri masih banyak pengangguran. Dalam negeri saja masih tidak dapat kerja, ini kenapa didatangkan tenaga kerja asing," terang dia.

Yamnin mengatakan, masuknya tenaga kerja asing menunjukkan tidak pekanya pemerintah terhadap masalah-masalah yang ada di dalam negeri. Perluasan lapangan kerja yang lamban juga menyulitkan masyarakat daerah untuk maju.

Masyarakat daerah akhirnya berbondong-bondong ke kota besar untuk mencari pekerjaan yang sudah sangat sedikit. "Aspirasi rakyat khususnya di daerah yang mendesak saat ini adalah lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan mereka," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengangguran Melonjak...
Pengangguran Melonjak Jadi 7,28 Juta Orang, Perindo Soroti Lemahnya Daya Beli dan Iklim Usaha
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
HUT Ke-77 RI, DPD Partai...
HUT Ke-77 RI, DPD Partai Perindo Kota Jambi: Momen Merdeka dari Lemahnya Ekonomi Pasca Pandemi
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved