China Keluarkan USD115 Miliar Bangun Jaringan Kereta pada 2017
Rabu, 04 Januari 2017 - 19:02 WIB
China Keluarkan USD115 Miliar Bangun Jaringan Kereta pada 2017
A
A
A
BEIJING - Republik Rakyat China berencana mengeluarkan dana 800 miliar yuan atau setara dengan USD115 miliar (USD1 = 6,95 yuan), untuk membangun jaringan kereta api pada tahun ini. Melansir dari Xinhua, Rabu (4/1/2017), anggaran tersebut sama seperti tahun lalu. Negeri Mao Tse-tung berencama membangun jaringan kereta api sepanjang 150.000 kilometer.
Dari target tersebut, China menggunakan dana USD115 miliar untuk menambah 2.100 kilometer jalur kereta api pada tahun ini, yang menghubungkan daerah tengah dan barat. Dengan penambahan jalur tersebut, maka kawasan tersebut kelak akan memiliki jalur kereta api sepanjang 4.000 kilometer.
Beijing dan operator nasional China Railway Corporation telah menetapkan biaya pengeluaran tahunan sebesar 800 miliar yuan selama tiga tahun, untuk memulai konstruksi jalur kereta api yang ditetapkan pada 2016 lalu. Pemerintah China berencana mengeluarkan total dana sebesar 3,5 triliun yuan untuk membangun rel kereta api selama periode 2016-2020.
Melansir dari Reuters, Rabu (4/1/2017), megaproyek jalur kereta sepanjang 150.000 kilometer ini merupakan kelanjutan dari program tahun 2010 yang tertunda. Proyek dihentikan karena insiden kecelakaan, dimana hasil investigasi menemukan adanya sejumlah pejabat yang terlibat korupsi dalam proyek jalur kereta api.
Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah China mempercepat proyek konstruksi dan infrastruktur, termasuk pembangunan rel kereta api demi mendorong kembali pertumbuhan ekonomi yang belakangan melambat.
Dari target tersebut, China menggunakan dana USD115 miliar untuk menambah 2.100 kilometer jalur kereta api pada tahun ini, yang menghubungkan daerah tengah dan barat. Dengan penambahan jalur tersebut, maka kawasan tersebut kelak akan memiliki jalur kereta api sepanjang 4.000 kilometer.
Beijing dan operator nasional China Railway Corporation telah menetapkan biaya pengeluaran tahunan sebesar 800 miliar yuan selama tiga tahun, untuk memulai konstruksi jalur kereta api yang ditetapkan pada 2016 lalu. Pemerintah China berencana mengeluarkan total dana sebesar 3,5 triliun yuan untuk membangun rel kereta api selama periode 2016-2020.
Melansir dari Reuters, Rabu (4/1/2017), megaproyek jalur kereta sepanjang 150.000 kilometer ini merupakan kelanjutan dari program tahun 2010 yang tertunda. Proyek dihentikan karena insiden kecelakaan, dimana hasil investigasi menemukan adanya sejumlah pejabat yang terlibat korupsi dalam proyek jalur kereta api.
Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah China mempercepat proyek konstruksi dan infrastruktur, termasuk pembangunan rel kereta api demi mendorong kembali pertumbuhan ekonomi yang belakangan melambat.
(ven)
Lihat Juga :