Biaya Urus STNK Naik, Uang Negara Cuma Bertambah Rp1,7 Triliun

Kamis, 05 Januari 2017 - 14:16 WIB
Biaya Urus STNK Naik,...
Biaya Urus STNK Naik, Uang Negara Cuma Bertambah Rp1,7 Triliun
A A A
JAKARTA - Koordinator Advokasi dan Investigasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Apung Widadi mengungkapkan, uang yang masuk ke negara dari kenaikan biaya pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) hanya Rp1,7 triliun.

(Baca: Biaya Pengurusan STNK dan BPKB Naik 2-3 Kali Lipat)

Jumlah tersebut dinilai tidak besar sebagai sumbangan ke Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor kendaraan. Dia menduga, negara sedang butuh duit saat ini untuk membangun infrastruktur dan hal ini menjadi kado pahit inipun disebut merugikan masyarakat Indonesia.

"Terkait catatan itu cuma Rp1,7 triliun, kemarin tax amnesty luar biasa. Saya menduga negara saat ini butuh uang untuk infrastruktur, banyak kado pahit awal tahun, kenaikan BBM, listrik, kado pahit Jokowi bagi rakyat," ujarnya di Jakarta, Kamis (5/1/2017).

(Baca: Pengusaha Keberatan Kenaikan Biaya STNK dan BPKB)

Menurutnya, selain uang yang didapat negara tidak bertambah banyak, pelayanan yang dijanjikan juga tidak pasti. Sehingga, masyarakat banyak yang kecewa atas kebijakan ini.

"Rp1,7 triliun saja kenaikan PNBP, masyarakat kecil ditanya pelayanan STNK, SIM kecewa. Enggak bagus kalau lihat anggaran kepolisian besar sekali kenaikannya Rp10 triliun lebih untuk 2017," kata Apung.

Pemerintah, lanjut dia, terlihat tidak punya sensor akan krisis yang bisa terjadi dari naiknya beberapa tarif bersamaan. Ini juga bisa meningkatkan jumlah orang miskin.

"Ketiga, terkait sebenarnya pemerintah punya sense of crisis enggak sih? Kalau naik bareng akan berdampak tingkat kemiskinan meningkat dan keresahan naik," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
1 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
1 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
3 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
3 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
4 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
4 jam yang lalu
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved