Kinerja Perbankan di Yogyakarta Menurun

Selasa, 17 Januari 2017 - 11:06 WIB
Kinerja Perbankan di...
Kinerja Perbankan di Yogyakarta Menurun
A A A
YOGYAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan terjadi tren penurunan aktivitas perbankan selama 2016. Penurunan terjadi pada sejumlah indikator perbankan selama tahun tersebut.

Penurunan aktivitas tersebut lebih karena terjadi pelemahan ekonomi secara global yang masih berlangsung hingga 2016. Kepala Perwakilan BI Budi Hanoto mengungkapkan, hingga akhir kuartal ketiga tahun lalu, hanya indikator dana pihak ketiga (DPK) yang mengalami kenaikan.

Sementara, indikator lain seperti aset, kredit, loan deposit ratio (LDR) mengalami penurunan. Dan juga dengan non performing loan (NPL) juga semakin memburuk. "Ini memproyeksikan kondisi ekonomi sebenarnya," kata dia, Selasa (17/1/2017).

Nilai aset pada kuartal III/2016 menurun menjadi 10,04% dari kuartal sebelumnya di angka 10,12%. Pihaknya mencatat nilai aset yang terjadi pada kuartal III tersebut sebesar Rp64,5 triliun.
Sementara, kredit perbankan pada kuartal III juga turun menjadi 6,21% dari periode sebelumnya sebesar 7,20%. Jumlah kredit yang dikucurkan perbankan hingga kuartal III mencapai Rp33,3 triliun.

Di saat kondisi kredit mengalami penurunan juga berimbas pada penurunan Loan Deposit Ratio (LDR) dari 65,13% di kuartal II turun menjadi 61,79% di kuartal III. Hal ini menandakan bahwa masih banyak dana yang disimpan di bank meningkat dibanding sebelumnya.

Kondisi tersebut juga mengakibatkan risiko kredit juga mengalami peningkatan, sehingga NPL justru mengalami peningkatan atau kredit bermasalah mengalami peningkatan. Bank Indonesia mencatat nilai NPL meningkat dari 2,95% di kuartal II/2016 menjadi 3,11% pada kuartal sebelumnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-Hati, Nasabah Perbankan...
Hati-Hati, Nasabah Perbankan Rentan jadi Korban Kejahatan Social Engineering
Pertemuan Tahunan Perbankan...
Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah 2024
Dana Nasabah Raib, Sistem...
Dana Nasabah Raib, Sistem Keamanan Perbankan Dipertanyakan
Lewat Media Dongeng...
Lewat Media Dongeng Perbankan, JMI Berikan Donasi Pendidikan Masyarakat Pesisir di SDN Tanjung Burung Kabupaten Banten
Bagaimana Kinerja Perbankan...
Bagaimana Kinerja Perbankan Dua Kuartal ke Depan?, Nih Hitung-hitungannya
Cermat Dalam Memilih...
Cermat Dalam Memilih Aplikasi Perbankan
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
2 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
3 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
3 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
4 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
4 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved