Intip Rumitnya Proses Pembuatan Uang Kertas di Peruri

Rabu, 18 Januari 2017 - 18:03 WIB
Intip Rumitnya Proses...
Intip Rumitnya Proses Pembuatan Uang Kertas di Peruri
A A A
KARAWANG - Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) merupakan satu-satunya perusahaan yang memiliki hak untuk mencetak uang rupiah baik uang kertas maupun logam. Peruri memiliki pabrik pencetakan uang di daerah Karawang, Jawa Barat dengan luas sekitar 220 hektare (ha).

(Baca: Peruri: Hanya Kami yang Berhak Cetak Uang Rupiah)

Hari ini, SINDOnews.com bersama beberapa media lainnya berkesempatan mengintip proses pembuatan uang kertas dan uang logam yang dilakukan Peruri. Prosesnya pun terbilang rumit, karena harus melewati beberapa tahap pengecekan.

Dibutuhkan waktu setidaknya 21 hari untuk mencetak uang kertas. Pegawai pabrik pun telah dibagi ke dalam tiga shift, yaitu shift pagi, siang, dan malam.

Deputi Departemen Cetak Uang Kertas Peruri, Mohammad Sofyan‎ menjelaskan, tahap pertama pembuatan uang kertas adalah pengukiran (engraving) pelat pencetak uang. Pelat ini sebagai dasar untuk mencetak uang kertas.

Pihaknya hanya diberikan tanggung jawab untuk mencetak uang. Sementara, bahan baku kertas ataupun logam sendiri berasal dari Bank Indonesia (BI).
Intip Rumitnya Proses Pembuatan Uang Kertas di Peruri

‎Setelah pengukiran rampung, lanjut dia, kertas akan mengalami tahap cetak awal. Pada proses ini, akan dimasukan gambar saling isi (rectoverso). "Di sini cetakan sisi depan dan belakang dalam satu proses," katanya di Pabrik Pencetakan Uang Peruri, Karawang, Rabu (18/1/2017).

Selanjutnya, uang yang telah dicetak akan didiamkan terlebih dahulu selama jangka waktu 2x24 jam plus 8 jam, baru kemudian masuk pada proses cetak intaglio (teknik cetak dengan prinsip penggoresan gambar ke atas permukaan).

Pada proses ini, cetak akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari bagian belakang dan berlanjut ke bagian depan uang. "Ini paling rumit, orang belum tentu menguasai. Selama proses berlangsung ada potensi masalah," imbuh dia.

Kemudian, uang akan tercetak dalam lembaran besar 5x9 (sembilan lembar uang ke samping berlapis lima lembar). Setelah itu, uang tersebut akan melalui proses pemeriksaan kembali. Setiap kerusakan dalam proses pencetakan itu harus dilaporkan dalam berita acara.

Setelah proses tersebut selesai, maka selanjutnya adalah pemberian nomor seri. Menurutnya, Peruri hanya bertugas untuk mencetak nomor seri saja, sementara urutan nomor seri adalah kewenangan Bank Indonesia.

(Baca: Pengamanan Pabrik Pencetak Uang Peruri Super Ketat)

Dalam pemberian nomor seri ini, Indonesia menganut sistem nomor seri berurutan. Sistem ini diakuinya untuk lebih memudahkan dalam proses pendataan.

"Karena kita menganut sistem urut, kalau reject ada seri pengganti‎ namun tetap dengan nomor urut yang sama. Jadi lebih mudah pendataan," ujar Sofyan.

Setelah diberikan nomor seri, pemeriksaan uang pun kembali dilakukan. Kemudian, uang dalam lembaran besar ini akan masuk proses pemotongan dan pengemasan.

"Untuk pemotongan dan packaging suhunya sekitar 20-25 derajat celsius, dan kelembaban 45%-55%. Kalau enggak nanti kertasnya akan bergelombang," jelas dia.

Baca Juga:

Peruri Cetak 12,9 Miliar Lembar Uang Rupiah Tahun Ini
Peruri: Desain Uang Rupiah Kewenangan BI
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Peruri Jelaskan Proses...
Peruri Jelaskan Proses Pembuatan Uang Rupiah di Acara FERBI 2023
Uang Kertas Nominal...
Uang Kertas Nominal 1.0: Dicetak Peruri, Viral di TikTok
Ramaikan FERBI 2024,...
Ramaikan FERBI 2024, Peruri Meneguhkan Peran Penjaga Rupiah dan Produk Vital Negara
Viral Uang Pecahan 1.0,...
Viral Uang Pecahan 1.0, Peruri: Bukan Alat Pembayaran Sah
Heboh Uang Kertas Pecahan...
Heboh Uang Kertas Pecahan Rp1 Juta, BI: Ini Hoaks!
Rupiah Dinobatkan Jadi...
Rupiah Dinobatkan Jadi Uang Kertas Terbaik, Bukti Fitur Sekuritinya Kelas Dunia
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
39 menit yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
1 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
1 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
2 jam yang lalu
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
3 jam yang lalu
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved