Setelah 900 VA, Pemerintah Sortir Pelanggan Listrik 450 VA

Rabu, 25 Januari 2017 - 15:46 WIB
Setelah 900 VA, Pemerintah...
Setelah 900 VA, Pemerintah Sortir Pelanggan Listrik 450 VA
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Perekonomian mewacanakan akan menyortir ulang pelanggan tarif listrik 450 volt ampere (VA). Hal ini demi menciptakan pemberian subsidi tepat sasaran.

Wacana ini muncul setelah pemerintah dan Bank Indonesia (BI) melakukan rapat koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Penyesuaian tarif listrik tersebut menjadi salah satu hal yang diantisipasi pemerintah dan BI, yang berpotensi menaikkan angka inflasi nasional.

Sama halnya kala pemerintah menyortir ulang pelanggan listrik 900 VA, mereka yang termasuk golongan mampu maka akan mengalami penyesuaian tarif listrik karena subsidinya dicabut. Hal ini berarti, pelanggan listrikk 450 VA yang dianggap mampu akan mengalami penyesuaian tarif.

"Memang ada risiko (kenaikan inflasi) dari segi administred price (harga yang diatur pemerintah). Karena mungkin apa bisa ada penyesuaian tarif listrik yang 400-an VA. Kan ada yang tadinya dapat subsidi, direncanakan enggak dapat. Gitu-gitu yang sebetulnya mereka bukan kelompok orang miskin," kata Menko bidang Perekonomian Darmin Nasution di Gedung BI, Jakarta, Rabu (25/1/2017).

Sayangnya, mantan Dirjen Pajak ini masih enggan menjabarkan lebih rinci mengenai rencana pemerintah menyortir ulang pelanggan listrik 450 VA tersebut. "Ya itu rencananya, tapi di sini kan enggak bicarakan itu secara spesifik. Di sini yang kita bicarakan inflasinya saja," imbuh dia.

Jika penyesuaian pelanggan listrik 450 VA menyebabkan inflasi dari segi administred price menjadi bengkak, mantan Gubernur BI ini menyatakan, pemerintah dan BI akan menjaga agar inflasi yang berasal dari komponen harga pangan yang bergejolak (volatile food) dapat terkendali.

"Sehingga, tadi kita pembicaraannya lebih banyak bagaimana supaya volatile foodnya lebih baik, lebih dikendalikan. Supaya inflasi tidak terlalu tinggi," ujar Darmin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Perpanjang...
Pemerintah Perpanjang Pemberian Diskon Tagihan Listrik
Pemerintah Tahan Kenaikan...
Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
Kebutuhan Investasi...
Kebutuhan Investasi Ketenagalistrikan Nasional
Subsidi Listrik Diperpanjang...
Subsidi Listrik Diperpanjang Hingga Maret 2021
Schneider Electric Kampanyekan...
Schneider Electric Kampanyekan Rumah Nyaman, Listrik Aman
MCB RXE, Si Kecil yang...
MCB RXE, Si Kecil yang Bikin Rumah Aman dari Kebakaran
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
4 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
4 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
5 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
5 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
5 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved