Regulasi Mendukung, Bisnis Penerbangan Bakal Melambung

Minggu, 29 Januari 2017 - 08:00 WIB
Regulasi Mendukung,...
Regulasi Mendukung, Bisnis Penerbangan Bakal Melambung
A A A
MORENG di industri penerbangan masih terus berulang. Sejatinya, sudah sesak ingatan kita dengan kejadian-kejadian buruk yang menimpa industri penerbangan nasional. Mulai dari keterlambatan jadwal penerbangan (delay), pilot yang menggunakan narkoba, sampai pesawat yang salah mendarat. Corengan terbaru terkait dugaan kasus korupsi yang melibatkan Emirsyah Satar, bekas Direktur Utama Garuda, yang belakangan ramai dibicarakan.

Terlepas dari aneka persoalan yang dihadapi, sejatinya bisnis penerbangan di Indonesia begitu menggiurkan. Negara kita merupakan negara kepulauan yang secara waktu lebih ekonomis ditempuh dengan transportasi pesawat.

"Kita ini negara kepulauan, jadi penerbangan antar-pulau, antar-ibu kota, dan lain-lain sangat diperlukan," kata Tengku Burhanuddin, Sekretaris Jenderal Indonesian National Air Carries Association (INACA), kepada SINDO Weekly.

Selain itu, penetrasi pasar bisnis ini juga masih tergolong rendah. "Prospek jangka panjang sih pasti bagus. Penetrasi pasar masih belum sampai 50%," kata pengamat penerbangan Gerry Soejatman.

Prospek itu juga tak lepas dari jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 250 juta orang. Dari jumlah itu, baru 90 juta penduduk yang menjadi penumpang domestik dan 20 juta orang yang bepergian ke luar negeri. "Kecil sekali jika dibandingkan dengan Singapura atau Malaysia. Jadi, masih bisa dimaksimalkan,"tambah Gerry.

Regulasi apa yang diperlukan guna meningkatkan bisnis penerbangan? Simak semuanya di Majalah SINDO Weekly Edisi 48/V/2017 yang terbit Senin (30/1/2017)
Regulasi Mendukung, Bisnis Penerbangan Bakal Melambung
(bbk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kerja Sama Mendukung...
Kerja Sama Mendukung Pertumbuhan Industri Penerbangan Helikopter di Indonesia
Tekad Pelaku Industri...
Tekad Pelaku Industri Penerbangan Non-Airline Pasca Asian Sky Forum 2024
Software Autocad Hadirkan...
Software Autocad Hadirkan Teknologi Peta 3D untuk Penerbangan
Kapan Bisnis Penerbangan...
Kapan Bisnis Penerbangan Pulih? Ini Proyeksi Moody's
Industri Penerbangan...
Industri Penerbangan RI Diramal Masih Sempoyongan Tahun Ini
Ini Alasan Mengapa Jendela...
Ini Alasan Mengapa Jendela Pesawat Memiliki Bentuk Oval
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
1 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
1 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
2 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved