Nilai Investasi Asing di Yogyakarta Paling Kecil se-Jawa dan Bali
Selasa, 31 Januari 2017 - 23:06 WIB
Nilai Investasi Asing di Yogyakarta Paling Kecil se-Jawa dan Bali
A
A
A
YOGYAKARTA - Kawasan industri sangat diperlukan untuk menunjang pertumbuhan investasi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jika investasi lancar maka geliat ekonomi di wilayah ini juga semakin meningkat. Bank Indonesia sendiri menyebutkan jika pertumbuhan ekonomi di Yogyakarta masih bertumpu pada konsumsi dan investasi. Namun sektor investasi masih kalah jauh dengan nilai konsumsi di Yogyakarta.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Yogyakarta, Budi Hanoto mengatakan, peranan investasi terhadap PDRB DIY selama 2012-2016 masih berada di kisaran 25-30%. Dibanding dengan wilayah lain, jumlah investasi di Yogyakarta relatif kecil. Investasi di wilayah ini masih didominasi oleh penanaman modal dalam negeri (PMDN) mengingat fasilitas investasi yang masih belum begitu lengkap. "Yogyakarta penanaman modal asingnya paling kecil," tuturnya, Selasa (31/1/2017).
Berdasarkan data yang ada di Bank Indonesia, investasi PMDN dari Januari-September 2016 lalu mencapai Rp937 miliar. Jumlah tersebut jauh lebih besar dibanding dengan PMDN 2015 lalu yang mencapai Rp362 miliar.
Dan Penanaman Modal Asing (PMA) pada 2015 sebesar USD8 juta dan menjadi USD18 juta pada tahun 2016. Meski demikian, angka investasi asing ini masih paling kecil diantara provinsi se-Jawa dan Bali.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Yogyakarta, Budi Hanoto mengatakan, peranan investasi terhadap PDRB DIY selama 2012-2016 masih berada di kisaran 25-30%. Dibanding dengan wilayah lain, jumlah investasi di Yogyakarta relatif kecil. Investasi di wilayah ini masih didominasi oleh penanaman modal dalam negeri (PMDN) mengingat fasilitas investasi yang masih belum begitu lengkap. "Yogyakarta penanaman modal asingnya paling kecil," tuturnya, Selasa (31/1/2017).
Berdasarkan data yang ada di Bank Indonesia, investasi PMDN dari Januari-September 2016 lalu mencapai Rp937 miliar. Jumlah tersebut jauh lebih besar dibanding dengan PMDN 2015 lalu yang mencapai Rp362 miliar.
Dan Penanaman Modal Asing (PMA) pada 2015 sebesar USD8 juta dan menjadi USD18 juta pada tahun 2016. Meski demikian, angka investasi asing ini masih paling kecil diantara provinsi se-Jawa dan Bali.
(ven)
Lihat Juga :