Tanaman Bawang di Cirebon Terserang Virus

Kamis, 02 Februari 2017 - 23:08 WIB
Tanaman Bawang di Cirebon...
Tanaman Bawang di Cirebon Terserang Virus
A A A
CIREBON - Tingginya intensitas hujan mengancam kelangsungan tanaman bawang di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Pendapatan petani pun menurun dan berpotensi merugi hingga puluhan juta rupiah.

Hujan berintensitas tinggi pada masa tanam-panen 2016-2017 mengakibatkan kemunculan virus yang menyebabkan tanaman membusuk. Salah seorang petani bawang di Blok Kalibangka, Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Oman mengaku bawang yang ditanamnya gagal panen.

"Banyak petani di sini yang gagal panen karena tanaman kena virus dan mati, kami jadi rugi," ungkapnya, Kamis (2/2/2017).

Dia menyebutkan, tak sedikit petani yang mengabaikan tanamannya, bahkan ketika belum cukup umur, akibat serangan virus. Padahal, kala musim hujan seperti sekarang, harga bawang merah lokal tergolong bagus.

Bawang yang ditanam Oman pada Desember 2016, saat ini seharusnya sudah dipanen. Namun karena tingginya curah hujan dan terserang virus, maka tidak membuahkan hasil sehingga dia merugi sekitar Rp20 juta. "Bibit bawang yang saya beli jauh-jauh hari sebelum masa tanam, harganya Rp40 ribu per kilogram," katanya.

Tidak hanya bibit, dia juga sudah mengeluarkan uang lebih sekitar Rp8 juta untuk pupuk maupun obat-obatan hingga membayar pekerja yang merawat tanaman bawangnya. Oman sendiri menanam tiga kuintal bibit bawang. Dari jumlah itu, dirinya hanya memperoleh satu kuiintal bawang yang dihargai Rp10.000 per kg.

Petani bawang lain, Yusuf juga mengalami situasi yang sama. Menurutnya, para petani bawang di musim sekarang mengalami kerugian Rp15 juta-Rp40 juta, terutama bagi petani dengan wilayah tanam kecil. Berbeda dengan petani yang menanam 3-5 ton bawang, dipastikan kerugian lebih besar lagi.

"Saya sendiri hanya menanam dua kuintal bawang dan dijual Rp2 juta. Rata-rata rugi," ujarnya.

Dia menyebut, musim panen tahun ini membuat petani bawang terpuruk. Lain halnya dengan tahun lalu, dimana cuaca lebih bersahabat hingga membuat kualitas bawang lebih baik dan mereka memperoleh keuntungan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Bawang Merah Tembus...
Harga Bawang Merah Tembus Rp60.000/Kg
Jelang Idul Adha, Harga...
Jelang Idul Adha, Harga Bawang Merah Melonjak di Sejumlah Daerah
Harga Bawang Merah di...
Harga Bawang Merah di Kendari Tembus Rp75 Ribu/Kg
Yuk Intip Kesibukan...
Yuk Intip Kesibukan Petani Bawang Merah di Brebes Jawa Tengah
Gerakan Pasar Murah...
Gerakan Pasar Murah Bawang Merah di Jakarta
Khasiat Bawang Merah...
Khasiat Bawang Merah yang Telah Dibuktikan oleh Al Quran dan Sains
Berita Terkini
Hasilkan Riset Berkelanjutan,...
Hasilkan Riset Berkelanjutan, Kayla Raih Pendanaan Global Youth Action Fund
7 jam yang lalu
Potensi Tambahan Penerimaan...
Potensi Tambahan Penerimaan Negara dari DSI Masih Dihitung, Purbaya: Belum Ketemu Angkanya
8 jam yang lalu
BRImo Raih Penghargaan...
BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang Digital Innovation Awards 2026
8 jam yang lalu
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
8 jam yang lalu
Tok! Eksportir SDA Wajib...
Tok! Eksportir SDA Wajib Pulangkan 100% Devisa Hasil Ekspor ke Dalam Negeri Mulai Juni 2026
11 jam yang lalu
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi...
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi Besok 1 Juni 2026! Terbagi 2 Fase, Eksportir Wajib Lapor DSI
12 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved