Industri Manufaktur Yogyakarta Tumbuh Subur

Jum'at, 03 Februari 2017 - 23:35 WIB
Industri Manufaktur...
Industri Manufaktur Yogyakarta Tumbuh Subur
A A A
YOGYAKARTA - Industri manufaktur di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami pertumbuhan cukup bagus tahun 2016 lalu. Badan Pusat Statistik (BPS) Yogyakarta mencatat pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang (IBS) pada triwulan IV 2016 meningkat 3,41% dibanding triwulan III 2016.

Kepala BPS Yogyakarta J.B. Priyono mengatakan, secara keseluruhan pertumbuhan produksi IBS juga meningkat pada tahun 2016. Data BPS mencatat pertumbuhan IBS pada triwulan IV 2016 meningkat 12,8% dibanding periode yang sama tahun 2015. "Hal ini menunjukkan iklim usaha di Yogyakarta kondusif," ujarnya, Jumat (3/2/2017).

Meningkatnya indeks pertumbuhan IBS Yogyakarta pada 2016 didongkrak oleh pertumbuhan positif pada hampir seluruh jenis industri. Diantaranya industri makanan, pakaian jadi, karet, barang dari karet dan plastik, industri mesin dan perlengkapan serta furniture.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Ekspor Agustus Anjlok,...
Ekspor Agustus Anjlok, Industri Pengolahan Turun 4,91%
BPS: Indonesia Resmi...
BPS: Indonesia Resmi Resesi, Pertumbuhan Ekonomi Minus 3,49%
Kalahkan Jepang dan...
Kalahkan Jepang dan Korsel, Pertumbuhan Ekonomi RI Naik 7,07%
Berita Terkini
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
45 menit yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
54 menit yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
1 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
1 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
2 jam yang lalu
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
3 jam yang lalu
Infografis
Misteri Batu Hidup yang...
Misteri Batu Hidup yang Tumbuh dan Bergerak Belum Terpecahkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved