Perusahaan Fintech Dorong Peningkatan Inklusi Keuangan

Minggu, 05 Februari 2017 - 23:11 WIB
Perusahaan Fintech Dorong...
Perusahaan Fintech Dorong Peningkatan Inklusi Keuangan
A A A
DENPASAR - Penyedia layanan pinjaman online atau financial technology lending (fintech), PT Digital Alpha Indonesia (UangTeman.com) pada tahun ini berencana untuk ekspansi ke 15 kota di seluruh Indonesia.

CEO & Co founder UangTeman, Aidil Zulkifli mengatakan sejak beroperasi pada April 2015, UangTeman telah melayani di wilayah Jabodetabek, Yogyakarta, Magelang, Solo, Bandung, Surabaya dan Semarang. Untuk meningkatkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia, perseroan berencana menambah 15 cabang di luar Pulau Jawa.

"Hari ini kita membuka cabang di Bali, nanti Makassar, selanjutnya ke Sumatera seperti Lampung, Jambi dan Palembang, kita juga akan buka di Kalimantan seperti Balikpapan, sedikitnya ada 15 cabang yang kita buka tahun ini," kata Rio saat menghadiri pembukaan cabang UangTeman di Denpasar, Bali, akhir pekan lalu.

Selain menumbuhkan UMKM di beberapa daerah, penambahan cabang tersebut juga sebagai upaya perseroan untuk mendukung peningkatan inklusi keuangan. Dia mengakui industri fintech lending penyerapan dana pinjamannya baru terpusat di Pulau Jawa.

Padahal berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), saat ini kebutuhan pinjaman mencapai sekitar Rp1.649 triliun. Sedangkan kapasitas pinjaman yang dimiliki oleh industri jasa keuangan tradisional hanya sekitar Rp660 triliun atau baru 40% dari kebutuhan.

"Masih banyak orang di daerah yang kesulitan memperoleh akses untuk meminjam uang untuk modal usahanya, akhirnya malah mengarah untuk meminjam ke tengkulak," akunya.

Dengan hadirnya UangTeman disejumlah daerah, diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk melakukan pinjaman usaha. Akses yang diberikan juga mudah karena seluruh prosesnya dilakukan secara online, tanpa tatap muka dan tidak perlu datang ke kantor cabang.

"Pendanaan UMKM di Bali akan cepat terpenuhi melalui layanan UangTeman yang mengandalkan teknologi internet dan diharapkan mampu menopang total penyaluran pinjaman pada tahun ini," lanjutnya.

Tahun ini, UangTeman mengalokasikan pinjaman hingga sebesar Rp100 miliar yang siap dikucurkan ke seluruh daerah. Angka ini meningkat dari realisasi pinjaman yang diberikan selama tahun 2016 yakni sebesar Rp35 miliar.

Guna memuluskan ekspansi cabang di 15 kota, UangTeman direncanakan mendapat suntikan modal sebesar USD6 juta dari perusahaan modal ventura yaitu Alpha JWC Ventures. Ini merupakan jaringan dari Digital Alpha Group Pte Ltd yang berbasis di Singapura. Suntikan modal ini selain dipergunakan untuk ekspansi juga dialokasikan untuk mendukung penyaluran pinjaman UangTeman.

Sementara itu, Deputi CEO UangTeman, Rio Quiserto menambahkan, ekspansi usaha ke Provinsi Bali seiring dengan angka permintaan aplikasi yang terus meningkat. UangTeman menyediakan plafon pinjaman hingga Rp4 juta dengan tenor 30 hari bagi setiap nasabah.

Untuk pinjaman, pertama nasabah bisa mengajukan pinjaman hingga Rp3 juta dengan bunga 1% per hari. Apabila nasabah dapat melunasi pinjaman pertamanya tepat waktu, nasabah diperkenankan mengajukan pinjaman kedua hingga Rp4 juta dengan beban bunga turun menjadi 0,75% per hari.

"Jika nasabah melewati masa tenggat waktu masa pelunasan, nasabah akan dibebankan biaya layanan tambahan sebesar Rp50.000 satu kali dan tambahan biaya lain berjalan sebesar Rp10.000 per hari," imbuhnya.

Ditempat yang sama, Direktur Marketing dan Komunikasi UangTeman Donna Arifin menjelaskan untuk legalitas saat ini UangTeman tengah menunggu keluarnya izin dari OJK. Perseroan menargetkan bisa mendapat perizinan pada akhir kuartal I/2017.

"Setelah mendapat izin, UangTeman akan mendapat legal disclaimer dari OJK. Dan semakin mantap menjadi perusahaan fintech yang berada di bawah pengawasan OJK," katanya.

Saat ini total nasabah UangTeman sejak 2015 sudah ada lebih dari 5.000 nasabah dengan jumlah transaksi 16.000 kali dengan jumlah pengajuan aplikasi sebanyak 50.000 aplikasi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Fintech Diproyeksikan...
Fintech Diproyeksikan Dorong Pertumbuhan Ekonomi pada 2026
Fenomena Equity Crowdfunding...
Fenomena Equity Crowdfunding Meningkat, LandX Siapkan Beragam Strategi
Fintech Lending Tumbuh...
Fintech Lending Tumbuh Positif, Pelaku Industri Dorong Akses Pendanaan dan Literasi Keuangan
Siap Membawa Revolusi,...
Siap Membawa Revolusi, Fintech Lending Ini Raih Pendanaan Seri B USD80 Juta
Bank Digital Ini Jadi...
Bank Digital Ini Jadi Tempat Kerja yang Menyenangkan Karyawannya
Pertengahan Kuartal...
Pertengahan Kuartal III/2021, Fintech AsetKu Salurkan Dana Rp14 Triliun
Berita Terkini
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
5 menit yang lalu
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
18 menit yang lalu
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
38 menit yang lalu
Sinergi Berkelanjutan,...
Sinergi Berkelanjutan, bank bjb Dukung Percepatan Program Rumah Layak Huni melalui BSPS 2026
54 menit yang lalu
Dukung Sekolah Rakyat,...
Dukung Sekolah Rakyat, SIG Pasok Material Konstruksi Ramah Lingkungan di 4 Provinsi
55 menit yang lalu
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
1 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Komisi Eropa...
3 Alasan Komisi Eropa Dorong UE Miliki Blok Pertahanan Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved