IHSG Tertahan di Level 5.381, Bursa Asia Berakhir Ambruk

Selasa, 07 Februari 2017 - 16:58 WIB
IHSG Tertahan di Level...
IHSG Tertahan di Level 5.381, Bursa Asia Berakhir Ambruk
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup memerah, setelah sepanjang hari sulit keluar dari tekanan. Bursa saham Tanah Air berakhir melemah 14,52 poin atau 0,27% ke level 5.381,48 saat bursa Asia bergerak variatif.

IHSG pada pembukaan tadi pagi kehilangan 4,98 poin atau 0,09% ke level 5.391,02 dan masih terpuruk hingga sesi I di level 5.386,19 dengan penyusutan sebesar 9,81 poin atau 0,18%. Kemarin pasar saham dalam negeri ditutup meningkat 35,23 poin atau 0,66% ke level 5.396,00.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,29 triliun dengan 24,74 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai minus Rp243,97 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,52 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,28 triliun. Tercatat 148 saham menguat, 189 melemah dan 102 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp650 menjadi Rp62.500, PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) bertambah Rp140 menjadi Rp3.660 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) meningkat Rp100 menjadi Rp7.000.

Selanjutnya untuk saham yang mengalami pelemahan terdalam di antaranya PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) menyusut Rp110 menjadi Rp2.900, PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) berkurang Rp100 menjadi Rp5.500 serta PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) turun Rp50 menjadi Rp2.310.

Seperti dilansir CNBC, Selasa (7/2/2017) pasar saham Asia hampir secara keseluruhan berada dalam jalur negatif, ketika ekuitas global masih lesu di tengah pelemahan sentimen risiko. "Investor gugup tentang ekonomi dan kebijakan Presiden Trump," ucap Manajer Direktur FX strategy for BK Asset Management Kathy LIen.

Bursa saham Australia ditutup naik 0,11% atau 6,35 poin di level 5.621,9 saat Bank Sentral Australia terus menjaga suku bunga acuan tidka berubah pada level terendah 1,5%. Meski begitu sektor keuangan mengalami penyusutan 0,58% dan sektor energi jatuh 0,22%.

Di sisi lain indeks Nikkei Jepang ditutup melemah mencapai 0,35% atau 65.,9 poin di level 18.910,78 saat penguatan yen tak terbendung. Saham Toyota Motor berkurang 2.26% dan menjadi yang terendah sejak November tahun lalu. Pelemahan juga terjadi pada indeks Kospi di Korea Selatan usai kehilangan 2,45 poin atau 0,12% ke posisi 2.075,21.

Pada bursa saham daratan China juga mengalami tekanan saat komposit Shanghai ditutup turun 0,11% atau setara dengan 3.3 poin menuju level 3.153,65. Selanjutnya index Hang Seng Hong Kong yang juga mencetak hasil negatif dengan penurunan 0,1%, setelah kemarin untung lebih dari 0,9%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Rebound Usai Anjlok...
IHSG Rebound Usai Anjlok 6, Kepercayaan Investor Kembali
Jelang Akhir Tahun,...
Jelang Akhir Tahun, IHSG Ditutup Menguat di Level 6.860
IHSG Anjlok 9%, Perdagangan...
IHSG Anjlok 9%, Perdagangan Saham Dihentikan
IHSG Dibuka Menghijau,...
IHSG Dibuka Menghijau, Tembus di Level 7000
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Melemah
IHSG Ditutup di Zona...
IHSG Ditutup di Zona Merah, Anjlok 4,88 Persen
Berita Terkini
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
48 menit yang lalu
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
2 jam yang lalu
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
2 jam yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
3 jam yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
4 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved