Tingkat Pengangguran Inggris Masih di Level Terendah 11 Tahun

Rabu, 15 Februari 2017 - 23:02 WIB
Tingkat Pengangguran...
Tingkat Pengangguran Inggris Masih di Level Terendah 11 Tahun
A A A
LONDON - Pengangguran Inggris berdasarkan data resmi tercatat berkurang mencapai 7.000 orang menjadi 1,6 juta dalam tiga bulan hingga Desember 2016, lalu. Artinya tingkat pengangguran Negeri Ratu Elizabeth -julukan Inggris- masih berada pada level terendah dalam 11 tahun yakni 4,8% menurut Kantor Nasional Statistik Inggris (ONS).

Seperti dilansir BBC, Rabu (15/2/2017) tingkat pekerjaan secara rata-rata lebih tinggi di level 74,6% atau menjadi rekor terbaik, ketika upah pekerja juga terus tumbuh selama periode tersebut. Rata-rata pendapatan karyawan baik termasuk bonus dan tidak tercatat meningkat 2,6% dibandingkan tahun lalu yang saat ini melewati inflasi.

"Pertumbuhan terus berlanjut secara moderat telah menyebabkan total lapangan pekerjaan berada di level tertinggi, sementara upah untuk pekerja perempuan telah mencapai 70% untuk pertama kalinya. Secara keseluruhan, pasar tenaga kerja terus merayap mencapai kapasitas penuh," terang Statistik Senior ONS David Freeman.

Sementara data lain menunjukkan bahwa jumlah warga negara asing yang bekerja di Inggris mengalami peningkatan 233.000 menjadi 3,48 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Ada peningkatan kecil jumlah pekerja yang lahir di luar Uni Eropa, tapi penurunan kecil terjadi dalam jumlah pekerja yang lahir di negara Uni Eropa lain.

Freeman mengatakan bahwa angka tersebut harus diperlakukan dengan hati-hati, namun dia menilai hal ini bukan merupakan perubahan musiman. Di sisi lain harga konsumen di Inggris naik 1,6% (YoY) pada bulan Desember 2016, lebih tinggi dari 1,2% pada November dan di atas ekspektasi pasar sebesar 1,4%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
1 jam yang lalu
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
1 jam yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
2 jam yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
3 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
4 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
5 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved