Tekan Kesenjangan, Pemerintah Akan Bagikan Lahan Tidak Produktif

Rabu, 22 Februari 2017 - 22:36 WIB
Tekan Kesenjangan, Pemerintah...
Tekan Kesenjangan, Pemerintah Akan Bagikan Lahan Tidak Produktif
A A A
JAKARTA - Untuk menekan rasio kesenjangan yang semakin lebar, pemerintah berencana mengeluarkan kebijakan pemerataan ekonomi, yang menyangkut tiga hal. Yaitu reforma agraria dan redistribusi aset, pemberian akses permodalan, serta vocasional training.

“Kita akan membagi lahan-lahan yang tidak produktif kepada rakyat dalam bentuk konsesi-konsesi kecil kepada rakyat, kepada koperasi, kepada tanah-tanah adat, sehingga aset-aset negara ini terdistribusi dengan baik, dan menjadi sebuah property right bagi rakyat dalam rangka bisa mengakses ke akses-akses permodalan,” kata Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan pengukuhan DPP Partai Hanura, dalam keterangan resmi di laman Sekretaris Kabinet, Rabu (22/2/2017).

Selanjutnya, pada tahapan kedua, menurut Jokowi, setelah redistribusi aset dan reforma agraria, pemerintah akan masuk pada akses permodalan.

“Dan yang ketiga, nantinya akan kita garap habis adalah yang berkaitan dengan pembangunan sumber daya manusia, yaitu vocasional training, training-training kejuruan dan sekolah kejuruan,” ungkap Presiden.

Jokowi optimistis, bila konsisten melakukan ini, maka Indonesia pada tahun 2045 atau usia ke-100 akan menjadi lima besar ekonomi di dunia. Penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 309 juta jiwa dengan PDB (product domestic bruto) mencapai USD9,1 triliun atau 10 kali lipat dari sekarang.

“Pada saat itulah, kalau kita konsisten bekerja seperti sekarang ini, Indonesia akan memasuki abad emas. Kita akan masuk lima negara ekonomi terbesar di dunia, dengan pendapatan per kapita kurang lebih USD29 ribu. Tetapi, dengan catatan, kita bekerja seperti sekarang ini dengan pertumbuhan ekonomi di atas lima persen,” ujar Jokowi.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lanjutkan Arahan Jokowi,...
Lanjutkan Arahan Jokowi, Moeldoko Gencarkan Reforma Agraria Sejumlah Daerah
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Dorong Pemulihan Ekonomi,...
Dorong Pemulihan Ekonomi, Presiden Joko Widodo Luncurkan Taksonomi Hijau Indonesia
Di Kongres PMII, Jokowi:...
Di Kongres PMII, Jokowi: Ekonomi Indonesia Tunjukkan Tren Positif
Infrastruktur yang Dibangun...
Infrastruktur yang Dibangun Jokowi Dinilai Bawa Optimisme Ekonomi
Ketika Ketum MUI Panggil...
Ketika Ketum MUI Panggil Jokowi Insinyur Haji Muhammad Joko Widodo
Berita Terkini
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
15 menit yang lalu
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
30 menit yang lalu
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
1 jam yang lalu
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
1 jam yang lalu
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
2 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved