Jokowi Klaim Voucher Pangan lewat ATM Cegah Korupsi

Kamis, 23 Februari 2017 - 13:01 WIB
Jokowi Klaim Voucher...
Jokowi Klaim Voucher Pangan lewat ATM Cegah Korupsi
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengubah skema bantuan pangan dari sebelumnya beras miskin (raskin) atau beras sejahtera (ranstra) menjadi voucher pangan, berupa kartu ATM‎ yang telah berisi sejumlah uang. Perubahan skema tersebut dimaksudkan agar dana-dana yang telah digelontorkan pemerintah untuk masyarakat miskin tidak dikorupsi.

Dia berharap, dengan bantuan pangan ini maka akan terjadi pemerataan ekonomi di Tanah Air. Dengan kartu ATM, maka pemberian bantuan akan lebih mudah dan sulit untuk diselewengkan.

"‎Karena pakai sistem perbankan. Dulu bisa saja bantuan 10 kg diberi 5 kg. Atau bantuan PKH karena diberikan uang cash, harusnya Rp1.890.000 tapi tidak diberikan sebesar itu. Semua diberikan lewat perbankan supaya tidak dikorupsi," katanya di GOR Popki, Cibubur, Kamis (23/2/2017).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta agar penerima bantuan dapat memanfaatkannya sebagik mungkin. Untuk program keluarga sejahtera (PKH), sambung dia, harus digunakan untuk perbaikan nutrisi keluarga.

"Saya titip uang itu betul-betul digunakan untuk yang bermanfaat. PKH dipakai untuk apa saja, sudah tau semuanya? Untuk gizi anak. Benar? Untuk pendidikan anak, betul?," imbuh dia.

Jokowi menegaskan, uang yang ada di ATM tersebut dilarang untuk dibelikan sesuatu yang tidak bermanfaat. Jika ketahuan, maka pemerintah tak segan-segan akan mencabutnya.

"Jangan dikasihkan suami untuk beli rokok, jangan diminta suami untuk beli pulsa. Tidak boleh. Begitu kita tahu ada yang dipakai untuk beli pulsa dan rokok, cabut," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Minta Data Penerima...
Jokowi Minta Data Penerima Bansos Dibuka ke Publik
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Dapat Bansos dari Jokowi,...
Dapat Bansos dari Jokowi, Masyarakat Akui Sangat Terbantu
Presiden Joko Widodo...
Presiden Joko Widodo meluncurkan program Bantuan Sosial Upah Bagi Pekerja
Jokowi Soroti Puluhan...
Jokowi Soroti Puluhan Provinsi Alami Defisit Beras, Gula hingga Bawang Merah
Bantalan Sosial Jokowi...
Bantalan Sosial Jokowi Dinilai Efektif di Tengah Gejolak Ekonomi
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
50 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved