Laba Airbus Turun Terbebani Divisi Pesawat Militer

Kamis, 23 Februari 2017 - 14:11 WIB
Laba Airbus Turun Terbebani...
Laba Airbus Turun Terbebani Divisi Pesawat Militer
A A A
TOULOUSE - Produsen pesawat yang berbasis di Toulouse, Prancis yakni Airbus melaporkan penurunan laba pada 2016, terutama dipengaruhi biaya pesawat militer A400M. Tercatat laba bersih turun sebesar 63% menjadi 995 juta, meskipun pendapatan mengalami peningkatan 3% hingga 66,5 miliar euro.

(Baca Juga: Airbus Dituntut Austria Terkait Kontrak Pesawat Tempur )

Hal ini diyakini juga merupakan imbas dari rencana Airbus yang kabarnya bakal mengumumkan rencana restrukturisasi bisnis dan merampingkan lini bisnis di Eropa dengan perusahaan induk. Sebelumnya Airbus juga mengumumkan harus mengeluarkan biaya sebesar USD1,5 karena mundurnya program produksi pesawat airliner A350 dan pesawat transportasi militer A400M.

"Kami telah menyampaikan komitmen kami setahun yang lalu. Kami memiliki panduan dan tujuan dengan satu perkecualian, A400M dimana kami harus mengeluarkan biaya lain yang cukup signifikan hingga berjumlah 2,2 miliar euro pada 2016," jelas Chief executive Airbus Tom Enders seperti dilansir BBC, Kamis (23/2/2017).

Seperti diketahui lini bisnis militer Airbus dengan produksi pesawat A400M telah mengalami sejumlah kemunduran selama bertahun-tahun. Awal bulan ini, Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen mengeluhkan kualitas pesawat angkut militer Airbus A400. Sementara lainnya jatuh saat melakukan uji coba terbang di Spanyol pada 2015 lalu yang menyebabkan empat kru meninggal dunia.

Enders selaku wakil dari perusahaan menegaskan bakal mempertaruhkan serta memperkuat program dengan menaruh prioritas pada pesawat A400 di 2017. Lonjakan akhir untuk pesawat sipil memberikan sedikit bantuan, ketika analis memperkirakan bakal jatuh 7%. Perusahaan juga menambahkan Divisi helikopter berjalan bagus, meskipun diakui pasar sedang sulit.

Pada 2017 diharapkan ekonomi dunia dan bisnis pesawat dapat tumbuh lebih baik, meski berdasarkan prediksi bakal ada gangguan besar. Di tengah terpaan masalah dari divisi milter, Airbus tetap menargetkan produksi baru untuk jenis A350 pesawat jet dan menggenjot pengiriman A320neo.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mengenal Turbulensi...
Mengenal Turbulensi di Pesawat, Bisakah Bikin Kecelakaan?
Turbulensi Pesawat:...
Turbulensi Pesawat: Mengapa Ancaman Langit Ini Semakin Sering Terjadi?
10 Pesawat Ini Nekat...
10 Pesawat Ini Nekat Terbang dengan Mesin Pemotong Rumput, Bikin Kiamat Hukum Fisika!
Duh! Kalau Pesawat Jatuh,...
Duh! Kalau Pesawat Jatuh, Duduk di Mana Biar Selamat? Ini Kata Peneliti!
5 Negara yang Telah...
5 Negara yang Telah Menggunakan Pesawat Tempur Rafale, Indonesia Menyusul?
Spesifikasi Pesawat...
Spesifikasi Pesawat Latih Tecnam P2006T yang Jatuh di BSD
Berita Terkini
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
1 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
3 jam yang lalu
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
5 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
6 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
8 jam yang lalu
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
9 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved