Rupiah Ditutup Tak Berdaya Saat USD Pulih

Senin, 27 Februari 2017 - 16:53 WIB
Rupiah Ditutup Tak Berdaya...
Rupiah Ditutup Tak Berdaya Saat USD Pulih
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan awal pekan, Senin (27/2/2017) ditutup tak berdaya dibandingkan sesi sebelumnya. Pelemahan mata uang Garuda terjadi saat USD mulai pulih dari posisi terendah dua setengah pekan.

Posisi rupiah menurut Yahoo Finance ditutup pada level Rp13.336/USD atau tidak lebih baik dari posisi sebelumnya Rp13.296/USD. Pergerakan rupiah hari ini berada di kisaran level Rp13.327-Rp13.356/USD.

Data Bloomberg menunjukkan rupiah berakhir pada posisi Rp13.341/USD dengan pergerakan harian Rp13.335-Rp13.352/USD. Posisi rupiah menunjukan penyusutan dibandingkan penutupan akhir pekan kemarin di level Rp13.331/USD.

Posisi rupiah juga terlihat tidak berdaya pada data SINDOnews bersumber dari Limas yang menunjukkan rupiah bertahan di level Rp13.335/USD. Rupiah masih tertekan dibandingkan sebelumnya pada level Rp13.340/USD.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13.339/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.336/USD.

Seperti dilansir Reuters hari ini, USD kembali pulih setelah sebelumnya sempat melemah ke posisi terendah dalam dua pekan melawan yen pada perdagangan Asia. Meski begitu investor diyakini masih menanti rincian kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tentang reformasi pajak.

"Pasar masih menunggu rincian lebih lanjut rencana stimulus ekonomi Presiden Trump, termasuk pelonggaran pajak, reformasi pajak yang komprehensif dan investasi infrastruktur yang lebih tinggi. Jika dia gagal memberikan rincian dan keyakinan, hal ini akan mendorong ke posisi lebih rendah," ucap Analis Mata Uang MUFG Lee Hardman, di London.

Setelah bangkit dari posisi terendah 111.92 terhadap yen di awal perdagangan Asia, USD kali ini naik sebesar 0,3% pada level 112.29 melawan yen. Terhadap beberapa mata uang utama, USD cenderung mendatar di level 101.15.

Sedangkan euro naik tipis 0,1% pada awal pekan hingga level 1.0575 terhadap USD, menjelang pemilu Prancis. Di sisi lain poundsterling tergelincir ke posisi terendah dalam sepekan terhadap USD ke level 1.2384 dipicu sikap politik Skotlandia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
1 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
2 jam yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
2 jam yang lalu
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
3 jam yang lalu
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved