Kenaikan Tarif Listrik Masih Bayangi Angka Inflasi

Kamis, 02 Maret 2017 - 09:55 WIB
Kenaikan Tarif Listrik...
Kenaikan Tarif Listrik Masih Bayangi Angka Inflasi
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution mengakui kenaikan tarif dasar listrik secara bertahap masih terus membayangi kenaikan angka inflasi nasional.‎ Tarif listrik untuk pelanggan 900 volt ampere (VA) akan dinaikkan secara bertahap mulai 1 Januari 2017 hingga 1 Juli 2017.

(Baca Juga: Inflasi Februari 2017 Tercatat Capai 0,23% )

Dia mengungkapkan, ‎pemerintah akan menimbang-nimbang kenaikan harga yang diatur pemerintah (administred price) agar tidak selalu memengaruhi inflasi. Waktu penyesuaian tarif listrik akan dipantau agar tidak terlalu berdampak terhadap inflasi.

"Tugas pemerintah akan banyak mempertimbangkan administred price. Jangan sampai berturut-turut memengaruhinya (inflasi). Timing akan diperhatikan supaya tidak terlalu banyak dampaknya," katanya di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Rabu (1/3/2017) malam.

Pada Januari 2017, inflasi tercatat sebesar 0,97% dipengaruhi oleh kenaikan tarif dasar listrik 900 VA. Pada Februari 2017, kenaikan tarif listrik masih berkontribusi terhadap angka inflasi dimana pada periode tersebut inflasi mencapai 0,23%.

Sayangnya, mantan Dirjen Pajak ini masih belum bisa memutuskan apakah kenaikan tarif dasar listrik akan ditunda sementara agar tidak terlalu memukul inflasi. Pemerintah akan melihat satu per satu kemungkinan sebelum memutuskan hal tersebut. "‎Makanya satu persatu lah kita ini. Iya belum ada pembicaraannya (penundaan kenaikan tarif listrik), saya belum bisa menjelaskan itu‎," imbuh dia.

Sementara untuk harga pangan bergejolak (volatile food), Darmin mengaku tidak terlalu mengkhawatirkannya.‎ Meskipun bawang merah dan cabai rawit mengalami sedikit kenaikan.

"Sebetulnya kalo pangan gak terlalu (Maret, April enggak mengkhawatirkan). Walaupun cabai rawit dan bawang merah bisa tinggi atau naik sedikit, tapi perannya tidak besar di dalam ini‎," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
20 menit yang lalu
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
55 menit yang lalu
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
1 jam yang lalu
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
1 jam yang lalu
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
1 jam yang lalu
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
4 jam yang lalu
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved