Pertamina Targetkan Tiga Proyek Pipa Gas 513 Km Tuntas 2017

Selasa, 07 Maret 2017 - 22:38 WIB
Pertamina Targetkan...
Pertamina Targetkan Tiga Proyek Pipa Gas 513 Km Tuntas 2017
A A A
JAKARTA - Setelah merampungkan pembangunan infrastruktur pipa gas transmisi sepanjang 225 kilometer (km) pada 2016, PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Gas (Pertagas) akan merampungkan tiga proyek sejenis pada tahun ini sepanjang 513 km.

"Pengembangan proyek-proyek infrastruktur pipa merupakan salah satu dari lima prioritas strategis yang dicanangkan Pertamina," ujar Jekson Simanjuntak, External Communication Manager Pertamina dalam keterangannya, Selasa (7/3/2017).

Pertamina saat ini memiliki lima prioritas strategis, yakni pengembangan sektor hulu; efisiensi di semua lini; pengembangan kapasitas kilang dan petrokimia; pengembangan infrastruktur dan perbaikan struktur keuangan.

Untuk pengembangan infrastuktur pipa melalui Pertagas, Pertamina tengah menggarap tiga proyek yang ditargetkan tuntas sepanjang tahun ini. Pertama, proyrk pipa gas Grissik-Pusri sepanjang 176 km. Pipa ini akan mengalirkan gas untuk pabrik pupuk dan pembangkit listrik dan ditargetkan akan onstream pada kuartal II tahun 2017. Total kapasitas gas sebanyak 160 juta kakikubik per hari (mmscfd).

Kedua, proyek pipa gas looping Gresik-Petrokimia Gresik sepanjang 70 km. Gas dialokasikan sebanyak 85 mmscfd dan onstream pada Juli 2017. Ketiga, proyek pipa gas Gresik-Semarang berkapasitas 500 mmscd dengan konsumen pembangkit listrik dan industri. Proyek ini diproyeksikan tuntas kuartal II 2017.

Manajer Humas PT Pertamina Gas (Pertagas), Hatim Ilwan mengatakan, Pertagas juga memperkuat infrastruktur dengan membangun Floating Storage Regassification Unit (FSRU) Cilacap ditargetkan bakal onstream pada Mei 2019. FSRU ini nantinya dibangun untuk memasok gas bagi Rifenery Unit VI Cilacap.

"Untuk city gas, sampai saat ini Pertagas telah membangun 91.857 sambungan rumah tangga yang tersebar di 13 kota. Dengan dukungan penuh dari dirjen migas, Pertagas akan terus membangun gas rumah tangga. Ditargetkan pada 2019 jaringan gas untuk rumah tangga sudah mencapai 214.618 sambungan rumah," ungkapnya.

Hatim menjelaskan keberhasilan perusahaan menyelesaikan ketiga proyek tersebut akan semakin memperpanjang pipa gas transimisi. “Dalam usia yang terbilang muda, Pertagas telah mencatat kinerja yang luar biasa. Kami akan terus memperbesar porsi pipa gas transmisi sehingga bisa semakin mendekatkan gas pada konsumen," kata Hatim.

Pada 2016, perusahaan telah menyelesaikan tiga proyek yakni proyek pipa gas transmisi dan open acces BelawaN -KIM - KEK. Proyek ini akan mengalirkan gas pada dua kawasan yakni KKIK dan KEK Sei Mangkei. Ruas pipa Belawan - KIK sepanjang 11,8 km. Sementara Belawan ke KEK Sei Mangkei sepanjang 125 km.

Kemudian proyek pipa transmisi dan open acces Porong-Grati dengan panjang pipa 56 km. Pipaa ini akan mengalirkan gas untuk pembangkit listrik Milik anak usaha PT PLN yamni PT Indonesia Power Grati. Lalu proyek pipa gas dan open acces Muara Karang ke Muara Tawar sepanjang 32km. Pipa gas ini akan mengalirkan gas ke PLTG Tawar dan industri di Jawa Barat.

“Semuanya pipa transmisi dan open acces dengan total panjang pipa mencapai 225 km. Total investasi senilai USD287 juta," tandas Hatim.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
14 menit yang lalu
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
1 jam yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
2 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
2 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
3 jam yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
3 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved