Jeda Siang: IHSG Berbalik Negatif, Rupiah Bertambah 9 Poin
Rabu, 08 Maret 2017 - 12:28 WIB
Jeda Siang: IHSG Berbalik Negatif, Rupiah Bertambah 9 Poin
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I perdagangan Rabu (8/3/2017) bergerak berbalik ke zona merah. Indeks turun 2,38 poin atau 0,04% ke level 5.400,23. Awal perdagangan, indeks dibuka naik 4,91 poin atau 0,09% ke level 5.407,53 pada pukul 08.55 WIB.
Dari 396 saham yang diperjualbelikan, 134 tertekan, 127 naik, dan 135 stagnan. Transaksi bersih asing Rp141 miliar dengan aksi jual asing Rp853 miliar berbanding aksi beli asing Rp995 miliar. Mayoritas sektor saham bergerak melemah, dengan sektor perkebunan memimpin pelemahan -1,08%, disusul infrastruktur yang jatuh -0,87%. Sedangkan konsumer berbalik menguat naik 0,35%.
Melemahnya IHSG seiring dengan fluktuatifnya pergerakan bursa Asia, karena investor sedang menanti kebijakan pengetatan moneter oleh The Fed. Hal ini pula yang membuat dolar AS bergerak cenderung stabil. Pasalnya pasar juga sedang menunggu sinyal kenaikan suku bunga As pada pekan depan.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada sesi I Rabu (8/3) terpantau menguat. Rupiah di indeks Bloomberg, naik 9 poin atau 0,07% ke level Rp13.341 per USD. Sebelumnya, rupiah pagi ini dibuka naik 13 poin atau 0,10% ke level 13.337 per USD
Sedangkan rupiah di data Yahoo Finance pada istirahat makan siang ini, bertambah 8 poin atau 0,06% ke posisi Rp13.336 per USD. Dan awal hari, mata uang garuda dibuka naik 10 poin atau 0,07% ke posisi Rp13.334 per USD.
Dari 396 saham yang diperjualbelikan, 134 tertekan, 127 naik, dan 135 stagnan. Transaksi bersih asing Rp141 miliar dengan aksi jual asing Rp853 miliar berbanding aksi beli asing Rp995 miliar. Mayoritas sektor saham bergerak melemah, dengan sektor perkebunan memimpin pelemahan -1,08%, disusul infrastruktur yang jatuh -0,87%. Sedangkan konsumer berbalik menguat naik 0,35%.
Melemahnya IHSG seiring dengan fluktuatifnya pergerakan bursa Asia, karena investor sedang menanti kebijakan pengetatan moneter oleh The Fed. Hal ini pula yang membuat dolar AS bergerak cenderung stabil. Pasalnya pasar juga sedang menunggu sinyal kenaikan suku bunga As pada pekan depan.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada sesi I Rabu (8/3) terpantau menguat. Rupiah di indeks Bloomberg, naik 9 poin atau 0,07% ke level Rp13.341 per USD. Sebelumnya, rupiah pagi ini dibuka naik 13 poin atau 0,10% ke level 13.337 per USD
Sedangkan rupiah di data Yahoo Finance pada istirahat makan siang ini, bertambah 8 poin atau 0,06% ke posisi Rp13.336 per USD. Dan awal hari, mata uang garuda dibuka naik 10 poin atau 0,07% ke posisi Rp13.334 per USD.
(ven)
Lihat Juga :