64% Pekerja di Indonesia Bekerja dari Jarak Jauh

Minggu, 19 Maret 2017 - 06:08 WIB
64% Pekerja di Indonesia...
64% Pekerja di Indonesia Bekerja dari Jarak Jauh
A A A
PENELITIAN terbaru Regus, penyedia ruang kerja fleksibel, menunjukkan bahwa lebih dari separuh pekerja di Indonesia sebesar 64% bekerja dari luar lokasi kantor perusahaan selama setengah minggu atau lebih. Survei yang diikuti lebih dari 200 pebisnis di Indonesia ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dunia kerja saat ini dan menemukan bekerja jarak jauh telah menjadi hal yang biasa.

Namun, hal tersebut tidak identik dengan bekerja dari rumah, karena hanya sedikit responden yang bekerja sepenuhnya dari rumah (8%). Responden menyatakan, bahwa mereka bekerja dari jarak jauh agar tetap produktif saat bepergian ke dan dari rapat di dalam kota atau kota lain (53%).

Di antara lokasi yang paling populer untuk bekerja dari jarak jauh, hampir seperlima (18%) memilih pusat bisnis. Sementara 9% responden mengatakan mereka biasanya berada di luar negeri saat bekerja dari jarak jauh.

"Hasil survei ini menunjukkan bahwa angkatan kerja saat ini benar-benar dinamis. Hanya sedikit pekerja yang benar-benar menghabiskan semua waktu mereka di luar kantor dengan bekerja di rumah kantor. Para pekerja melaporkan bahwa mereka tidak berencana mengganti kantor dengan ruang permanen lain, seperti rumah, tapi mereka memerlukan tempat untuk bisa tetap produktif saat bepergian ke dan dari pertemuan bisnis di dalam kota, atau di kota lain," ujar Regus Country Manager untuk Indonesia, Andy Harsanto dalam keterangan tertulisnya.

Dia mengatakan, pebisnis dengan jelas menunjukkan bahwa mereka memerlukan lokasi singgah untuk bisa bekerja secara produktif mulai dari beberapa jam sampai sehari penuh.

"Pusat bisnis adalah pilihan populer karena dapat ditemukan di seluruh kota dan menyediakan lingkungan yang profesional, serta tenang. Sehingga mereka bisa berkonsentrasi, bukan kafe bising yang menyulitkan mereka untuk fokus dan tidak memberi privasi," tandas Andy.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Layanan Sistem Komputerisasi...
Layanan Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri Kembali Dibuka
Sinergi Perkuat Aspek...
Sinergi Perkuat Aspek Safety, Elnusa Petrofin dan KNKT Gelar Program Mitigasi Risiko dan Rekomendasi Keselamatan Transportasi BBM
Usai Bentrok TKA China...
Usai Bentrok TKA China dengan Pekerja Lokal di PT GNI Morut, 70 Terduga Pelaku Ditahan Polisi
Kesenjangan Pekerja...
Kesenjangan Pekerja Disabilitas, PR Besar Bagi Pemerintah
9 Perusahaan P3MI Gugat...
9 Perusahaan P3MI Gugat Menteri Tenaga Kerja
Imbas Nyata Investasi...
Imbas Nyata Investasi di Bontang, Ratusan Tenaga Kerja Lokal Terserap
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
2 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
2 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
3 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
3 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
3 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
3 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved