PLBN Didorong Jadi Titik Pertumbuhan Ekonomi

Jum'at, 17 Maret 2017 - 20:13 WIB
PLBN Didorong Jadi Titik...
PLBN Didorong Jadi Titik Pertumbuhan Ekonomi
A A A
ARUK - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang sudah dibangun didorong bisa menjadi pertumbuhan ekonomi, dan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat. Harapan ini disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan PLBN Nanga Badau, di Kabupaten Kapuas Hulu, dan PLBN Aruk, di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar).

“Memang kita ingin pos-pos ini bisa kita pakai untuk akses ekspor produk-produk lokal, produk-produk Indonesia ke negara tetangga. Jangan yang dari sana ke sini tapi dari sini ke sana. Baik dalam bentuk kayak kemarin ikan, di sini juga sama ada CPO, juga sama. Saya kira akan mempercepat ekonomi di perbatasan,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai meresmikan PLBN Aruk, di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat (17/3) siang.

Seperti dilansir laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Presiden menunjuk contoh PLBN Badau yang sudah dipakai untuk ekspor untuk CPO, yang sudah banyak sekali. 70 ribu metrik ton, dan tahun ini akan naik menjadi 120 ribu metrik ton. “Saya kira kesempatan yang harus diambil di situ, tidak ada yang lain,” ujarnya.

Jokowi juga berharap dengan adanya PLBN Aruk yang dilengkapi dengan peralatan dan prasarana yang memadai, maka jeruk Sambas bisa didorong untuk ekspor, lada juga didorong untuk ekspor, demikian juga buah naga.

Untuk itu, Presiden Jokowi meminta agar Kepala-Kepala Daerah, baik Gubernur, baik Bupati semuanya harus menyiapkan produk-produknya agar bisa kompetitif, agar mempunyai kualitas yang baik agar bisa diterima untuk pasaran ekspor. “Dari sini lewat Kuching, bisa ke negara yang lain, enggak apa-apa, kenapa tidak? Jangan sampai yang dari sana masuk kebanyakan ke sini,” tuturnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Gunakan Aplikasi Baru...
Gunakan Aplikasi Baru saat Ratas, Jokowi: Sudah Dengar? Tes, Tes, Tes
1 Jam Pertemuan Dubes...
1 Jam Pertemuan Dubes Belanda dengan Jokowi, Ini yang Dibicarakan
Ketika Ketum MUI Panggil...
Ketika Ketum MUI Panggil Jokowi Insinyur Haji Muhammad Joko Widodo
Banjir Ucapan Selamat...
Banjir Ucapan Selamat Ultah, Jokowi: Saya Hanya Bisa Mengucap Syukur
Puluhan Tahun Impor...
Puluhan Tahun Impor Mesin, Jokowi: Jangan Cuma Beli Jadi, Akuisisi Teknologinya!
Berita Terkini
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
16 menit yang lalu
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
9 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
9 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
10 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
10 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
11 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved