RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA

Rabu, 08 Juli 2026 - 07:52 WIB
loading...
RI-India Bidik Nilai...
Sekretaris (Urusan Kawasan Timur) Kementerian Luar Negeri India, Rudrendra Tandon dalam jumpa pers di Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (7/7/2026) malam. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan India sepakat untuk memperluas kemitraan strategis dengan menargetkan peningkatan nilai perdagangan bilateral secara signifikan.Dalam pertemuan tingkat tinggi antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi yang berlangsung di Indonesia sejak awal pekan ini, kedua pihak berkomitmen melipatgandakan nilai kerja sama ekonomi yang saat ini masih tertahan di angka USD25 miliar (setara Rp445,8 triliun) agar lebih mencerminkan potensi riil pasar kedua negara.

Upaya mendongkrak volume perdagangan bilateral ini menjadi prioritas utama guna mengoptimalkan kapasitas pasar yang sangat masif di masing-masing negara tetangga maritim ini. Kedua pemimpin negara menilai bahwa pencapaian arus dagang saat ini masih jauh dari potensi ekonomi yang sesungguhnya.

"Perdana Menteri dan Presiden juga membahas strategi perluasan kerja sama ekonomi. Kami telah menetapkan target bersama untuk melipatgandakan nilai perdagangan bilateral yang saat ini masih berkisar di angka 25 miliar dolar AS, angka yang dinilai belum mencerminkan skala ekonomi dan pasar besar yang dimiliki kedua negara," ujar Sekretaris (Urusan Kawasan Timur) Kementerian Luar Negeri India, Rudrendra Tandon dalam jumpa pers di Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (7/7/2026) malam.

Baca Juga: Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India

Untuk merealisasikan target ambisius tersebut, fokus kemitraan ekonomi akan diarahkan pada beberapa sektor masa depan yang dinilai memiliki nilai strategis tinggi. Integrasi teknologi dan pemanfaatan sumber daya alam akan menjadi tulang punggung baru dalam hubungan dagang kedua negara.

"Oleh karena itu, diskusi difokuskan pada penguatan kerja sama di sektor mineral kritis, integrasi ekosistem inovasi, serta kolaborasi infrastruktur digital. Kami membahas rencana interkoneksi sistem pembayaran digital kedua negara," terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Rekomendasi
Periksa Plt Gubernur...
Periksa Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Uang yang Ditemukan saat Penggeledahan
Kritik Gagasan KDM Soal...
Kritik Gagasan KDM Soal Sayembara Tangkap Begal, Pakar Hukum: Picu Main Hakim Sendiri
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Berita Terkini
BBT Perkuat Ekosistem...
BBT Perkuat Ekosistem Industri Batam lewat Ekspansi Fiber dan 5G
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080...
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080 per Dolar AS, Catat Kinerja Terburuk di Asia
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp9.000, Kini Dibanderol Rp2,61 Juta per Gram
Rupiah Hari Ini Dibuka...
Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah ke Rp18.068, Tersengat Kabar Independensi BI
OSL Indonesia Bidik...
OSL Indonesia Bidik Antusiasme Investor Melalui Kompetisi Trading
IHSG Hari Ini Lanjutkan...
IHSG Hari Ini Lanjutkan Penurunan, Dibuka Melemah ke 6.175
Infografis
Nilai Kapitalisasi Pasar...
Nilai Kapitalisasi Pasar Bitcoin Tembus Rp14.000 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved