Pelaku Industri Kreatif Usulkan Penarikan Royalti Berbasis Teknologi

Selasa, 21 Maret 2017 - 17:45 WIB
Pelaku Industri Kreatif...
Pelaku Industri Kreatif Usulkan Penarikan Royalti Berbasis Teknologi
A A A
JAKARTA - Langkah Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) yang akan menerapkan penarikan royalti dengan sistem borongan dinilai pelaku industri kreatif musik bukan langkah tepat. LMKN diminta untuk menerapkan sistem berbasis teknologi sehingga lebih transparan.

“Saya tidak setuju dengan sistem royalti borongan per tahun Rp50 ribu atau berapa pun. Karena dengan mekanisme itu perhitungan royalti yang nantinya dibagikan kepada pemegang royalti menjadi abu-abu. Kalau sudah abu-abu berpotensi korupsi,” ujar pelaku industri musik Katon Bagaskara, menanggapi tarif royalti musik yang telah diatur Undang-undang Nomor 28/2014 tentang Hak Cipta (UUHC), dalam keterangan tertulis, Selasa (21/3/2017).

Menurut Katon, jika semua pihak punya niat baik, sebenarnya bisa digunakan teknologi yang bisa menghitung berapa musik dan lagu apa saja yang diputar di ruang karaoke, setiap hari selama setahun. Malaysia dan Singapura sudah menerapkan teknologi tersebut sekitar 10 tahun.

“Dengan menerapkan teknologi ini semua perhitungan menjadi detil dan transparan, lagu apa saja dan berapa kali yang diputar lebih jelas," terangnya.

Menurut Katon, biaya sewa teknologi tersebut hanya sekitar Rp50 miliar per tahun, sementara potensi pendapatan negara Rp3,1 triliun. Pemerintah bisa menyediakan teknologi itu dan kemudian bisa mendapatkan lebih banyak pendapatan dari yang dikeluarkan.

“Pengusaha dan pemerintah tinggal duduk bersama, jadi tidak perlu berdebat. LMKN ini sudah dua tahun, seharusnya bisa menerapkan sistem yang tidak rapuh dan abu-abu. Jika berantem terus nanti tidak jalan-jalan,” tandas pelantun lagu Negeri di Awan itu.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelaku Industri Kreatif...
Pelaku Industri Kreatif Dapat Insentif dari Pemerintah
Warnai Pasar Kaos dan...
Warnai Pasar Kaos dan Totebag Anak Muda, Katote Hadir dengan Desain Unik Sarat Makna
Jangan Sedih, Ini Cara...
Jangan Sedih, Ini Cara Buat Pelaku Ekonomi Kreatif Naikkan Omset Penjualan
Kampanye Nasional, #SribuinAja
Kampanye Nasional, #SribuinAja
Industri Kreatif Gusar...
Industri Kreatif Gusar Gara-gara RPP Kesehatan
Misi Flux Creative Universe...
Misi Flux Creative Universe Membangun Avengers di Industri Kreatif
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
12 menit yang lalu
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
27 menit yang lalu
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
1 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
1 jam yang lalu
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
2 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
12 jam yang lalu
Infografis
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Industri Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved