Harga Minyak Dunia Jatuh Saat Pasokan AS Melonjak
Rabu, 22 Maret 2017 - 10:40 WIB
Harga Minyak Dunia Jatuh Saat Pasokan AS Melonjak
A
A
A
SINGAPURA - Harga minyak mentah dunia jatuh pada perdagangan hari ini, seiring meningkatkan pasokan bahan bakar global di tengah upaya Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Dunia (OPEC) mengurangi produksi mereka. Di sisi lain persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) naik 4,5 juta barel pekan ini untuk menjadi 533.6 juta pada 17 Maret.
Seperti dilansir Reuters, Rabu (22/3/2017) harga minyak mentah berjangka Brent yang menjadi patokan internasional berada di level USD50,89 per barel pada pukul 02.28 GMT atau mengalami penurunan mencapai 7 sen dari sesi terakhir. Pelemahan juga terlihat pada harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) yang menyusut 10 sen pada level USD48,14 per barel.
Sebuat catatan ANZ Bank mengatakan kejatuhan harga minyak mentah dalam beberapa hari terakhir, lantaran seiring meningkatnya kekhawatiran bahwa stok minyak AS akan terus bertambah. American Petroleum Institute menerangkan terjadi peningkatan sebesar 4,5 juta barel atau lebih rendah dari perkiraan 2,8 juta barel, seperti disampaikan analis senior OANDA Jeffrey Halley.
Stok minyak AS mengalami peningkatan, ketika produksi minyak Negeri Paman Sam meningkat lebih dari 8% sejak pertengahan 2016 atau sekitar lebih dari 9,1 juta barel per hari (bpd). Tren peningkatan produksi di Amerika Serikat dan bebarap tepat, telah merusak upaya OPEC yang mencoba mengendalikan penurunan harga dengan melakukan pengurangan produksi dalam upaya mencegah banjir pasokan global.
"Ada kecenderungan kenaikan terbesar di produksi pada periode 2017 hingga 2019. Dipimpin oleh AS yang bisa membuat pasokan meningkat ketika OPEC tengah mempersiapkan pertemuan yang bakal digelar 25 Mei yang sangat mungkin akan memperpanjang pemotongan produksi," bunyi catatan Goldman Sachs tengah pekan ini.
Seperti dilansir Reuters, Rabu (22/3/2017) harga minyak mentah berjangka Brent yang menjadi patokan internasional berada di level USD50,89 per barel pada pukul 02.28 GMT atau mengalami penurunan mencapai 7 sen dari sesi terakhir. Pelemahan juga terlihat pada harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) yang menyusut 10 sen pada level USD48,14 per barel.
Sebuat catatan ANZ Bank mengatakan kejatuhan harga minyak mentah dalam beberapa hari terakhir, lantaran seiring meningkatnya kekhawatiran bahwa stok minyak AS akan terus bertambah. American Petroleum Institute menerangkan terjadi peningkatan sebesar 4,5 juta barel atau lebih rendah dari perkiraan 2,8 juta barel, seperti disampaikan analis senior OANDA Jeffrey Halley.
Stok minyak AS mengalami peningkatan, ketika produksi minyak Negeri Paman Sam meningkat lebih dari 8% sejak pertengahan 2016 atau sekitar lebih dari 9,1 juta barel per hari (bpd). Tren peningkatan produksi di Amerika Serikat dan bebarap tepat, telah merusak upaya OPEC yang mencoba mengendalikan penurunan harga dengan melakukan pengurangan produksi dalam upaya mencegah banjir pasokan global.
"Ada kecenderungan kenaikan terbesar di produksi pada periode 2017 hingga 2019. Dipimpin oleh AS yang bisa membuat pasokan meningkat ketika OPEC tengah mempersiapkan pertemuan yang bakal digelar 25 Mei yang sangat mungkin akan memperpanjang pemotongan produksi," bunyi catatan Goldman Sachs tengah pekan ini.
(akr)
Lihat Juga :