Mayoritas Warga Rembang Dukung Berdirinya Pabrik Semen Indonesia

Rabu, 22 Maret 2017 - 19:37 WIB
Mayoritas Warga Rembang...
Mayoritas Warga Rembang Dukung Berdirinya Pabrik Semen Indonesia
A A A
JAKARTA - Mayoritas warga Rembang, Jawa Tengah, sangat mendukung berdirinya pabrik semen milik PT Semen Indonesia Tbk (SMGR). Berdirinya pabrik tersebut dinilai banyak memberikan manfaat serta kesejahteraan, khususnya ke warga sekitar pabrik.

"Kami melihat banyak yang mendukung pabrik semen berdiri ketimbang yang kontra. Dari total warga yang tinggal di beberapa desa yang ada di sekitar pabrik seperti Pasucen, Tegaldowo, Kadiwono, Kajar dan lainnya itu, sekitar 95% mendukung pabrik semen berdiri," kata Anis Maftuhin, pendamping masyarakat dari Forum Kyai Muda se-Jawa Tengah, saat ditemui wartawan di Jakarta, Rabu (22/3/2017).

Kepala Desa Pasucen, Salamun mengaku, bahwa warga Desa Pasucen sangat merasakan manfaat dengan masuknya Semen Indonesia. Contohnya, saat ini masyarakat dengan sangat mudah mendapatkan air.

"Kalau dulu, kami susah mendapatkan air bersih, sampai harus berkilo-kilo mendapatkannya. Untuk mendapatkan air bersih saja harus ke tebing. Alhamdulillah, sekarang sudah sangat mudah, karena sudah di bikinin pipa air oleh Semen Indonesia," tuturnya.

Atas dasar manfaat tersebut, Salamun menegaskan bahwa masyarakat Desa Pasucen mendukung pabrik semen didirikan dan berharap dapat cepat beroperasi. "Saya pastikan 100% masyarakat Desa Pasucen mendukung pabrik Semen Indonesia," tegasnya.

Hal senada di sampaikan oleh Sumindar, warga Desa Kajar (mantan kepala desa). Dia mengatakan, 100% masyarakat Kajar juga mendukung pabrik semen. Selain air bersih yang di dapat, warga Kajar juga telah mendapatkan banyak manfaat lainnya.

"Pabrik semen ini telah mengurangi pengangguran. Dengan adanya pabrik, banyak peluang usaha di sekitar pabrik, seperti ibu-ibu bisa usaha katering, laundry, buat warung dan banyak lagi lainnya," pungkas Sumindar.

Jika melihat fakta yang ada, Anis menilai, bahwa sebenarnya tidak ada alasan untuk menolak berdirinya pabrik semen karena lebih banyak manfaat ketimbang mudaratnya. Artinya, adanya penolak pabrik semen di sinyalir ulah oknum yang tidak bertanggung jawab, meskipun memang ada segelintir masyarakat asli Rembang.

"Saya melihat masyarakat yang menolak kebanyakan bukan asli Rembang. Yang demo kontra pabrik itu kebanyakan dari Pati, Blora dan warga yang jauh dari pabrik," ungkapnya.

Kemudian jika terkait lingkungan masih dipermasalahkan, kata Anis, di sana ada fakta yang tidak pernah diungkit sebelumnya. Yaitu sudah ada penambangan di kawasan tersebut beberapa tahun lalu. "Namun kenapa pas Semen Indonesia yang benar-benar resmi malah dipermasalahkan," tutupnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dihadiri Direksi SIG,...
Dihadiri Direksi SIG, Tudang Sipulung PT Semen Tonasa Berlangsung Semarak
Ini Inovasi Mitra Binaan...
Ini Inovasi Mitra Binaan SIG Guna Bertahan di Tengah Pandemi COVID-19
Pendapatan Tergerus,...
Pendapatan Tergerus, Laba Semen Indonesia Naik Tipis jadi Rp450 M
SIG Kenalkan Metode...
SIG Kenalkan Metode Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan di Jatim Environment Exhibition & Forum 2022
Mampu Tumbuh saat Pandemi,...
Mampu Tumbuh saat Pandemi, Bos SIG Diganjar Penghargaan Best CEO
Januari-September 2020,...
Januari-September 2020, SIG Bukukan Laba Bersih Rp1,54 Triliun
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
16 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
40 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
46 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved