Rupiah Siang Menguat, IHSG Tergelincir ke Zona Merah
Jum'at, 24 Maret 2017 - 11:55 WIB
Rupiah Siang Menguat, IHSG Tergelincir ke Zona Merah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini masih menjaga tren penguatan dari posisi penutupan kemarin. Kondisi ini saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) balik ke zona merah.
Berdasarkan data Bloomberg, siang ini rupiah berada pada level Rp13.326/USD atau menyusut dari penutupan kemarin di level Rp13.325/USD. Siang ini data Bloomberg mencatat rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.315-Rp13.336/USD.
Data SINDOnews bersumber pada Limas menunjukkan rupiah berada di level Rp13.322/USD atau masih lebih baik dari posisi sebelumnya di level Rp13.334/USD.
Poisi rupiah pada Yahoo Finance juga menunjukkan penguatan di level Rp13.327/USD atau lebih baik dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.334/USD. Pada akhir pekan ini, rupiah bergerak di kisaran level Rp13.318-Rp13.335/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13.329/USD. Posisi ini membaik dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.332/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari tergelincir ke zona merah usai kehilangan 2,63 poin atau 0,05% ke level 5.561,12. Pada pagi tadi bursa Tanah Air dibuka menguat ke level 5.567,65 dengan tambahan 3,89 poin atau setara dengan 0,07% dan kemarin juga menguat 29,67 poin menjadi 5.563,76.
Sektor saham dalam negeri bergerak variatif dipimpin kenaikan tertinggi sektor aneka industri mencapai 0,58% diikuti sektor pertambangan dengan lonjakan 0.53%. Sedangkan pelemahan terdalam terjadi pada sektor pertanian dengan penurunan 0,88%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia siang ini tercatat sebesar Rp4,05 triliun dengan 5,85 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing sebesar Rp637,4 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,42 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,06 triliun. Tercatat 129 saham menguat, 166 melemah dan 109 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), PT Lippo General Insurance Tbk. (LPGI) dan PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk. (AHAP). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI).
Berdasarkan data Bloomberg, siang ini rupiah berada pada level Rp13.326/USD atau menyusut dari penutupan kemarin di level Rp13.325/USD. Siang ini data Bloomberg mencatat rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.315-Rp13.336/USD.
Data SINDOnews bersumber pada Limas menunjukkan rupiah berada di level Rp13.322/USD atau masih lebih baik dari posisi sebelumnya di level Rp13.334/USD.
Poisi rupiah pada Yahoo Finance juga menunjukkan penguatan di level Rp13.327/USD atau lebih baik dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.334/USD. Pada akhir pekan ini, rupiah bergerak di kisaran level Rp13.318-Rp13.335/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13.329/USD. Posisi ini membaik dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.332/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari tergelincir ke zona merah usai kehilangan 2,63 poin atau 0,05% ke level 5.561,12. Pada pagi tadi bursa Tanah Air dibuka menguat ke level 5.567,65 dengan tambahan 3,89 poin atau setara dengan 0,07% dan kemarin juga menguat 29,67 poin menjadi 5.563,76.
Sektor saham dalam negeri bergerak variatif dipimpin kenaikan tertinggi sektor aneka industri mencapai 0,58% diikuti sektor pertambangan dengan lonjakan 0.53%. Sedangkan pelemahan terdalam terjadi pada sektor pertanian dengan penurunan 0,88%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia siang ini tercatat sebesar Rp4,05 triliun dengan 5,85 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing sebesar Rp637,4 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,42 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,06 triliun. Tercatat 129 saham menguat, 166 melemah dan 109 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), PT Lippo General Insurance Tbk. (LPGI) dan PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk. (AHAP). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI).
(akr)
Lihat Juga :