Pertamina Hentikan Pengepresan Tabung Gas Bekas

Jum'at, 24 Maret 2017 - 14:24 WIB
Pertamina Hentikan Pengepresan...
Pertamina Hentikan Pengepresan Tabung Gas Bekas
A A A
YOGYAKARTA - PT Pertamina langsung menghentikan proses perucatan (pengepresan) tabung gas yang sudah expired di kawasan Baciro, Yogyakarta. Hal ini merupakan komitmen perseroan.

Selain itu juga menyusul adanya protes warga yang mengeluhkan bau menyengat dari depo penimbunan dan distribusi tabung gas milik PT Pertamina tersebut.

Area Manager Communication & Relations Pertamina Jawa Bagian Tengah, Andar Titi Lestari mengatakan, depo tabung gas milik PT Pertamina di Baciro memang dibangun untuk menimbun tabung-tabung gas elpiji berbagai ukuran.

Selain itu, tabung-tabung baru juga transit terlebih dahulu di tempat ini sebelum didistribusikan ke masyarakat. "Dan setahun terakhir memang kami melakukan pengepresan tabung-tabung yang sudah kadaluarsa," ujarnya saat pemeriksaan gratis warga Baciro di depo tersebut, Yogyakarta, Jumat (24/3/2017).

Dia mengakui, akibat pengepresan tersebut timbul bau gas yang menyengat. Akibat, warga seputaran Depo dari empat RW melakukan protes. Bau gas yang menyengat itu menimbulkan permasalahan di masyarakat.

Andar mengungkapkan, akibat bau gas yang menyengat tersebut warga khawatir ada polusi udara. Bahkan warga mengadu ke DPRD kota Yogyakarta. Namun, bau tersebut sebenarnya tidak berbahaya, karena merupakan penanda adanya gas.

"Gas tidak berbau, tetapi sebagai tanda diberi bebauan. Namun bau itu dinilai aman, tidak merusak kesehatan seperti bau-bau zat kimia lainnya," katanya.

Akibat protes tersebut, PT Pertamina menghentikan proses penghancuran tabung di lahan seluas 4 hektare ini. Aktivitas yang berlangsung hanya penimbunan tabung kadaluarsa dan juga penampungan tabung gas baru berbagai ukuran. Karena kedua aktivitas ini sudah mendapatkan izin dari warga.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
1 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
2 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
3 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
4 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
4 jam yang lalu
Infografis
Uni Eropa Mempertimbangkan...
Uni Eropa Mempertimbangkan Kembali Pakai Gas Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved