KUR di Luar Bank Masih Kecil

Sabtu, 25 Maret 2017 - 01:09 WIB
KUR di Luar Bank Masih...
KUR di Luar Bank Masih Kecil
A A A
YOGYAKARTA - Nilai Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan oleh lembaga pembiayaan non bank masih kecil, salah satunya perusahaan leasing. Karena masih merupakan produk baru yang mereka tangani, maka outstandingnya belum begitu besar.

Deputi Direktur Sales and Service Distribution Area Adira Finance Nico Kurniawan mengatakan, KUR merupakan produk dari pemerintah dengan skema subsidi. Selama ini, perusahaan leasing lebih banyak mengurusi pembiayaan atau kredit kendaraan bermotor. Sehingga untuk mengurusi KUR, pihaknya masih harus banyak belajar.

"Ada lima leasing yang ditunjuk pemerintah. Dan semuanya masih kecil outstandingnya," tuturnya, Jumat (24/3/2017).

Meski demikian, pihaknya memang tetap terus berupaya meningkatkan outstanding dari nilai KUR yang mereka salurkan. Namun, pihaknya tetap selektif dalam menyalurkan kredit murah dari pemerintah. Untuk sementara, kredit tersebut hanya diberikan kepada nasabah loyal mereka.

Kredit dengan angsuran ringan karena biaya murah ini tetap coba akan mereka genjot. Terlebih saat ini kondisi perekonomian kurang stabil dimana industri pembiayaan kendaraan bermotor juga terpengaruh.

Pasar sepeda motor yang tengah mengalami stagnansi dalam dua tahun ini memang membuat Adira harus menyiapkan strategi lain. "Kredit multiguna termasuk KUR coba kami giatkan," tuturnya.

Ketua Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Yogyakarta, Ascar Setiyono mengakui, KUR memang menjadi sebuah pekerjaan rumah yang cukup besar. Karena untuk bersaing di bunga yang rendah, kalangan BPR masih mengalami kesulitan. Saat ini, BPR masih sangat bergantung pada dana yang bersumber dengan beban bunga cukup tinggi. Saat ini, komposisi dana pihak ketiga masih didominasi oleh deposito.

Seperti diketahui, deposito memang memiliki bunga yang relatif tinggi dibanding dengan struktur dana pihak ketiga lainnya. Padahal untuk mampu menggelontorkan kredit dengan bunga yang rendah maka harus bisa menekan biaya yang mereka keluarkan.

Salah satu alternatif memang menekan biaya bunga dari dana pihak ketiga yang mereka dapatkan dari nasabah. "Beban bunga yang rendah didapatkan dari tabungan," ujarnya.

Oleh karena itu, Perbarindo sebenarnya juga berkeinginan untuk menyalurkan KUR. Hanya saja, masih ada kendala terkait dengan perhitungan nilai keuntungan yang didapat. Di samping pertanggungjawaban mereka terhadap nasabah tabungan dan deposito. Karena suku bunga tabungan dan deposito di BPR masih tinggi.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wakil Ketua Komisi XI...
Wakil Ketua Komisi XI DPR Nilai BPR Layak Jadi Penyalur KUR
BPR Fianka Rezalina...
BPR Fianka Rezalina Fatma Targetkan Pembiayaan 750 UMKM hingga 2028
Gelar Talkshow, BPR...
Gelar Talkshow, BPR Hasamitra Ajak Tangkap Peluang Pascapandemi
Perkuat Sektor BPR,...
Perkuat Sektor BPR, CLIK dan Perbarindo Kolaborasi Pemanfaatan Data Kredit
Lewat Kredit Sindikasi,...
Lewat Kredit Sindikasi, BPR Terus Majukan Bisnis UKM
Tahun 2022, BPR Hasamitra...
Tahun 2022, BPR Hasamitra Target Kinerja Tumbuh Double Digit
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
27 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
56 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved