Bahrain Akan Beli 19 Unit F-16 Senilai Rp66,5 Triliun

Kamis, 30 Maret 2017 - 20:05 WIB
Bahrain Akan Beli 19...
Bahrain Akan Beli 19 Unit F-16 Senilai Rp66,5 Triliun
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menginformasikan Kongres soal rencana penjualan 19 unit F-16 pabrikan Lockheed Martin kepada Bahrain senilai USD5 miliar. Jumlah tersebut setara dengan Rp66,5 triliun dengan estimasi kurs Rp13.305 per USD.

Mengutip dari Reuters, Kamis (30/3/2017), penjualan jet tempur beserta perlengkapannya itu sempat tertunda pada tahun lalu, seiring isu hak asasi manusia di Bahrain.

Departemen Luar Negeri AS memberitahukan kepada Kongres bahwa penjualan sejatinya dilakukan pada September 2016, semasa pemerintahan Barack Obama. Namun kemudian dibatalkan karena Bahrian dianggap tidak ada perbaikan dalam janjinya untuk meningkatkan hak asasi manusia.

Sementara kata sumber informasi tersebut, pemerintahan Trump telah memisahkan antara masalah hak asasi manusia dengan urusan bisnis. Hal tersebut memang senafas dengan sifat Partai Republik yang selalu mengedepankan bisnis, sedangkan Partai Demokrat kerap melontarkan kritikan soal hak asasi manusia kepada negara lain.

Terkait rencana pembelian ini, anggota Kongres menolak berkomentar apakah mereka setuju atau keberatan dengan penjualan F-16 ke Bahrain, disaat keprihatinan atas isu hak asasi manusia di negara Teluk itu.

Pembelian sebesar USD5 miliar itu selain 19 unit pesawat, juga termasuk 23 mesin, radar dan avionik, serta senjata udara ke udara (air-to-air missile) dan senjata air-to-ground.

Kongres AS akan menyediakan waktu 40 hari berdasarkan tinjauan tambahan, menyangkut pemberitahuan resmi kepada Kongres soal perkembangan hak asasi manusia di Bahrain. Hal ini sesuai syarat dari Undang-undang Pengendalian Ekspor Senjata. Bila dianggap lulus maka lisensi untuk penjualan senjata akan disetujui.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Persidangan Pidana Donald...
Persidangan Pidana Donald Trump atas Tuduhan Pemalsuan Catatan Bisnis di New York
Presiden AS Trump Hadiri...
Presiden AS Trump Hadiri Perayaan Hari Veteran di Pemakaman Nasional Arlington
Rumah Donald Trump di...
Rumah Donald Trump di Florida Digerebek FBI Diduga terkait Dokumen Rahasia
Telinga Kanan Diperban,...
Telinga Kanan Diperban, Mantan Presiden AS Donald Trump Hadiri Konvensi Nasional Partai Republik
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Dihadiri Pendukung Presiden...
Dihadiri Pendukung Presiden AS Donald Trump, Unjuk Rasa Anti Trump Berlangsung Memanas
Berita Terkini
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
26 menit yang lalu
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
33 menit yang lalu
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
49 menit yang lalu
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
58 menit yang lalu
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
1 jam yang lalu
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
1 jam yang lalu
Infografis
Jet Tempur F/A-18 AS...
Jet Tempur F/A-18 AS Seharga Rp1 Triliun Hilang di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved