Tren Deflasi Diprediksi Sulit Berlanjut

Senin, 03 April 2017 - 14:03 WIB
Tren Deflasi Diprediksi...
Tren Deflasi Diprediksi Sulit Berlanjut
A A A
JAKARTA - Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo mengatakan, melihat deflasi yang terjadi pada Maret 2017 yang sebesar 0,02%, dirinya beranggapan, kondisi yang sama belum tentu terjadi di bulan-bulan berikutnya. Apalagi bulan Mei-Juni Indonesia akan menghadapi musim ramadhan dan lebaran.

(Baca Juga: Di Luar Perkiraan, BPS Catat Maret 2017 Deflasi 0,02% )

Lebih lanjut dia menambahkan, hal ini karena inflasi bulanan tidak saling berhubungan satu sama lain antar bulan. Begitupun dengan inflasi dari hari ke hari yang pengaruhnya juga sangat sedikit.

"Belum tentu (deflasi/inflasinya rendah), karena tiap bulan kan beda-beda karena antar-antar bulan itu enggak berhubungan, kecuali kalau misalnya beda-beda hari. Tapi untuk inflasi, beda hari juga enggak terlalu berpengaruh," kata Sasmito di Jakarta, Senin (3/4/2017).

Melihat kondisi inflasi yang belum dipastikan ini, Sasmito menghimbau agar harga-harga tetap dikontrol dengan baik setiap bulannya. Hal ini karena dapat dipastikan harga-harga yang demandnya tinggi seperti cabai, daging-dagingan dan yang lainnya, bakal mengalami kenaikan harga. Kondisi ini harus diperhatikan oleh pemerintah sebagai pengendali harga.

"Tiap bulan harus dikontrol dengan baik. Karena kalau di lebaran dan ramadhan pasti komoditas-komoditas tertentu demandnya tinggi, dan itu harus diantisipasi kenaikannya oleh pemerintah," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala BPS Suhariyanto juga mengingatkan meskipun bulan ini terjadi deflasi, namun bulan Mei dan Juni adalah bulan-bulan yang patut diwaspadai karena Ramadhan dan Lebaran akan datang. "Jadi biasanya selalu terjadi kenaikan harga di bulan-bulan itu, tapi mudah-mudahan pemerintah bisa kendalikan harga untuk bahan pokok agar inflasi kita tak terlalu tinggi," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Usai Deflasi Beruntun,...
Usai Deflasi Beruntun, Bulan Oktober 2020 Kembali Inflasi 0,07%
Inflasi September 2025...
Inflasi September 2025 Capai 0,21%, Berikut Komoditas Pendorongnya
BPS Catat Inflasi 0,28...
BPS Catat Inflasi 0,28 Persen pada November 2020
BPS: Deflasi Juni Cetak...
BPS: Deflasi Juni Cetak Rekor Tertinggi Perdana di 2021
Resmi Nih! September...
Resmi Nih! September Deflasi 0,05%
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
29 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
53 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
59 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
Diprediksi Puncak Arus...
Diprediksi Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved