Harga Minyak Dunia Jatuh Terseret Peningkatan Produksi AS
Kamis, 06 April 2017 - 09:27 WIB
Harga Minyak Dunia Jatuh Terseret Peningkatan Produksi AS
A
A
A
SINGAPURA - Harga minyak mentah dunia jatuh pada perdagangan hari ini, ketika catatan persediaan minyak Amerika Serikat (AS) terus bertambah seiring peningkatan produksi. Lonjakan stok minyak AS mengganggu upaya pembekuan produksi dalam upaya mengendalikan pasokan internasional yang dipimpin Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) sejak awal tahun kemarin.
Seperti dilansir Reuters, Kamis (6/4/2017) minyak mentah berjangka Brent yang menjadi patokan internasional untuk harga minyak, berada di level USD54,09 per barel pada pukul 01.24 GMT, atau mengalami penurunan mencapai 27 sen atau 0,5% dari sesi terdekat sebelumnya. Sedangkan minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) juga menyusut 29 sen atau setara dengan 0,6% di posisi USD50,86 per barel.
Para pelaku pasar menilai penurunan harga ini terimbas meningkatkan produksi minyak mentah AS yang berpengaruh terhadap persediaan minyak internasional. Persediaan bahan bakar AS dan tingkat produksi minyak adalah kunci untuk menentukan apakah Amerika Serikat akan tetap menjadi pengimpor minyak terbesar di dunia yang merupakan salah satu indikator untuk mendukung pergerakan harga.
Sebelumnya Administrasi informasi energi AS (EIA) melaporkan adanya peningkatan sebesar 1,57 juta barel minyak mentah pada perdagangan kemarin, untuk membawa menuju rekor terbaru dari 535.5 juta barel. "Lebih lemah dari yang diperkirakan untuk inventarisasi minyak AS, melihat data penjualan," menurut catatan dari ANZ bank pada hari ini.
Persediaan minyak mentah naik, lantaran produksi minyak AS naik 52.000 barel per hari (bpd) untuk 9.2 juta bpd, atau bertambah lebih dari 9% sejak pertengahan 2016. Ekspor minyak mentah AS telah melonjak ke rekor 1,1 juta bpd, dengan kebanyakan kargo menuju Asia, mengikis upaya-upaya yang dipimpin OPEC untuk memotong output dalam upaya untuk menopang harga minyak dunia.
Seperti dilansir Reuters, Kamis (6/4/2017) minyak mentah berjangka Brent yang menjadi patokan internasional untuk harga minyak, berada di level USD54,09 per barel pada pukul 01.24 GMT, atau mengalami penurunan mencapai 27 sen atau 0,5% dari sesi terdekat sebelumnya. Sedangkan minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) juga menyusut 29 sen atau setara dengan 0,6% di posisi USD50,86 per barel.
Para pelaku pasar menilai penurunan harga ini terimbas meningkatkan produksi minyak mentah AS yang berpengaruh terhadap persediaan minyak internasional. Persediaan bahan bakar AS dan tingkat produksi minyak adalah kunci untuk menentukan apakah Amerika Serikat akan tetap menjadi pengimpor minyak terbesar di dunia yang merupakan salah satu indikator untuk mendukung pergerakan harga.
Sebelumnya Administrasi informasi energi AS (EIA) melaporkan adanya peningkatan sebesar 1,57 juta barel minyak mentah pada perdagangan kemarin, untuk membawa menuju rekor terbaru dari 535.5 juta barel. "Lebih lemah dari yang diperkirakan untuk inventarisasi minyak AS, melihat data penjualan," menurut catatan dari ANZ bank pada hari ini.
Persediaan minyak mentah naik, lantaran produksi minyak AS naik 52.000 barel per hari (bpd) untuk 9.2 juta bpd, atau bertambah lebih dari 9% sejak pertengahan 2016. Ekspor minyak mentah AS telah melonjak ke rekor 1,1 juta bpd, dengan kebanyakan kargo menuju Asia, mengikis upaya-upaya yang dipimpin OPEC untuk memotong output dalam upaya untuk menopang harga minyak dunia.
(akr)
Lihat Juga :