BI Buka Peluang Bank Swasta Salurkan Bansos

Kamis, 13 April 2017 - 16:13 WIB
BI Buka Peluang Bank...
BI Buka Peluang Bank Swasta Salurkan Bansos
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) membuka peluang bagi perbankan swasta untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) lewat kartu keluarga sejahtera (KKS). Saat ini, kartu bansos baru bisa disalurkan oleh himpunan bank negara (Himbara) dalam hal ini PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk).

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, untuk mewujudkan hal hal itu maka perbankan perlu membangun sistem interkoneksi dan interoperasi antar semua bank. Sistem tersebut akan segera diimplementasikan lewat program National Payment Gateway (NPG) yang segera diluncurkan oleh BI.

"Apa akan menjangkau bank lain, tentu. Tapi BI musti meyakinkan bahwa sistem ini sudah stabil dan kita tidak ingin ada bentuk risiko pengelolaan, baik kesiapan bank di luar Himbara untuk bergabung ataupun kerentanan daripada sistem karena sekarang banyak risiko cyber crime," ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Kamis (13/4/2017).

Menurutnya, dengan adanya sistem ini maka transaksi di mesin ATM atau Electronic Data Capture (EDC) antar bank akan lebih mudah, murah, dan efisien. Saat ini, sistem tersebut baru disiapkan oleh empat bank negara tersebut.

"Tapi di saat bersamaan, kita di Indonesia sudah persiapan untuk sistem pembayaran melalui ATM misalnya, yang sebelumnya dilaksanakan oleh tiga atau empat perusahaan switching, itu sudah terjadi kesepakatan bahwa ini nanti akan terkoneksi dalam bentuk interoperated dan interconnected," imbuh dia.

Agus menambahkan, sistem tersebut juga akan mempermudah masyarakat. Pasalnya, masyarakat tidak perlu memiliki banyak kartu untuk bertransaksi di bank. Selain bank swasta, BI juga mendorong Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk menerapkan sistem interkoneksi dan interoperasi tersebut.

"Jadi sistem yang dibangun kita juga mengikuti terus, bahwa terus dilakukan perbaikan-perbaikan. Saya menyaksikan yang kita lihat sistem yang berjalan itu lebih baik dari yang kita perkirakan, dan ini di sistem pembayaran Program Keluarga Harapan (PKH) itu sudah dibicarakan bukan hanya dengan bank tapi juga Bulog dan itu sudah berjalan dengan baik," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Mandiri Salurkan...
Bank Mandiri Salurkan Bansos hingga April 2020 Tembus Rp1,83 Triliun
Berita Terkini
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
1 jam yang lalu
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
1 jam yang lalu
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
1 jam yang lalu
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
3 jam yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
4 jam yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved