Siap Produksi, Semen Rembang Dapat Dukungan dari DPR

Minggu, 16 April 2017 - 21:26 WIB
Siap Produksi, Semen...
Siap Produksi, Semen Rembang Dapat Dukungan dari DPR
A A A
JAKARTA - Komisi VI DPR mendukung langkah PT Semen Indonesia Tbk di Rembang (Semen Rembang), Jawa Tengah yang menyatakan kesiapannya segera melakukan operasional produksi komersial.

Menurut anggota Komisi VI DPR Bowo Sidik Pangarso, mulainya tahapan Semen Rembang untuk beroperasi produksi komersial merupakan bagian dari haknya sebagai industri milik negara.

"Itu haknya Semen Rembang sebagai sebuah perusahaan milik nasional. Itu juga dilakukan karena adanya investasi yang telah besar dikucurkan," kata dia dalam rilisnya di Jakarta, Minggu (16/4/2017).

Belum lama ini, pihak Semen Rembang menyatakan siap untuk memulai beroperasi produksi komersial. Sekretaris Perusahaan PT Semen Indonesia Agung Wiharto mengungkapkan, produksi komersial akan berlangsung sebelum berakhirnya semester pertama tahun ini.

Kendati demikian, Semen Rembang tetap menghormati dan mendukung dilakukannya validasi penelitian oleh tim KLHS Pegunungan Kendeng guna memastikan daya tampung alam CAT Watuputih sebagai areal penambangan.

Keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat yang digelar di Kantor Staf Presiden beberapa waktu lalu antara Menteri LHK, Gubernur Jawa Tengah, Bupati Rembang, Kepala KSP, Badan Geologi ESDM dan Direktur Utama PT Semen Indonesia.

Terkait segeranya Semen Rembang beroperasi dan produksi komersial, bahan baku bisa diupayakan diperoleh dari wilayah lain jika sementara hingga kini lokasi areal penambangan masih menjadi polemik.

"Kan izin lingkungannya sudah ada. Soal penambangannya bisa dari lokasi lain, entah dari Tuban atau sekitarnya," imbuh dia.

Pihaknya menganggap pentingnya Semen Rembang beroperasi sebab akan mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang digagas Presiden Joko Widodo.

Hal lainnya yang tidak kalah pentingnya, ucap Bowo adalah manfaat ekonomi yang dihasilkan dari beroperasinya Semen Rembang untuk masyarakat dan daerah.

Menurutnya, ini mendukung investasi besar. Semen Rembang tentu juga menambah PAD. Penyerapan tenaga kerja juga meningkat, khususnya warga lokal, sehingga mengurangi pengangguran.

Sedangkan anggota Komisi VI DPR lainnya, Abdul Wachid menyebutkan, Semen Rembang tetap dapat beroperasi dan produksi komersial biarpun mengalami penolakan dari segelintir orang.

"Yang dipermasalahkan itu kan penambangannya, bukan pabriknya. Jadi, bisa saja Semen Rembang mencari bahan baku dari Tuban untuk menunjang produksinya," kata Wachid.

Dia juga beranggapan adalah sikap yang Semen Rembang tetap menunggu keputusan tim KLHS Pegunungan Kendeng agar tidak semakin membuat rumit polemik.

"Saya dukung Semen Rembang beroperasi. Jalan tengahnya Semen Rembang bisa mengambil bahan bakunya dari Tuban, namun jangan menambang dulu di Rembang sampai menunggu keputusan tim KLHS itu," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dihadiri Direksi SIG,...
Dihadiri Direksi SIG, Tudang Sipulung PT Semen Tonasa Berlangsung Semarak
Pendapatan Tergerus,...
Pendapatan Tergerus, Laba Semen Indonesia Naik Tipis jadi Rp450 M
Ini Inovasi Mitra Binaan...
Ini Inovasi Mitra Binaan SIG Guna Bertahan di Tengah Pandemi COVID-19
SIG Kenalkan Metode...
SIG Kenalkan Metode Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan di Jatim Environment Exhibition & Forum 2022
Mampu Tumbuh saat Pandemi,...
Mampu Tumbuh saat Pandemi, Bos SIG Diganjar Penghargaan Best CEO
Januari-September 2020,...
Januari-September 2020, SIG Bukukan Laba Bersih Rp1,54 Triliun
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
5 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
6 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
8 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
8 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
8 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved