IHSG Awal Pekan Diprediksi Tertekan
Senin, 17 April 2017 - 08:00 WIB
IHSG Awal Pekan Diprediksi Tertekan
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih cenderung tertekan dengan range pergerakan 5.558-5.649.
Menurutnya, pergerakan bearish masih menahan IHSG setelah break out support kuat yakni Moving Average 7days dan mulai mengkonfirmasi pola bearish butterfly harmonic pattern yang mempunyai indikasi distribusi jangka pendek hingga menengah hingga ke level support bullish trend jangka panjang.
"Indikator stocahstic pun cenderung tertekan hingga mengarah pada zona jenuh jual dengan Indikator RSI yang terprosok dari oscillator overbought," ujarnya di Jakarta, Senin (17/4/2017).
Sementara, IHSG kemarin ditutup turun -27,61 poin sebesar -0,49% di level 5.616,54 menjelang libur menjelang di akhir pekan. Indeks sektor saham pertanian kembali memimpin pelemahan dengan melemah 0,75% disusul sektor infrastruktur yang turun 0,68% pada perdagangan hari ini.
Meski demikian, investor asing kembali tercatat net buy cukup tinggi sebesar Rp504,15 miliar. Total capital inflow pada minggu ini sebesar Rp3,5 triliun yang merupakan capital inflow terbesar selama tahun 2017.
"Minimnya sentimen dalam negeri yang dapat menjadi angin positif membuat investor cenderung memperhatikan pergerakan indeks global dan regional," pungkasnya.
Saham-saham yang masih dapat dicermati, di antaranya ASII, BBNI, BMRI, EXCL, GJTL, ICBP, dan MPPA.
Menurutnya, pergerakan bearish masih menahan IHSG setelah break out support kuat yakni Moving Average 7days dan mulai mengkonfirmasi pola bearish butterfly harmonic pattern yang mempunyai indikasi distribusi jangka pendek hingga menengah hingga ke level support bullish trend jangka panjang.
"Indikator stocahstic pun cenderung tertekan hingga mengarah pada zona jenuh jual dengan Indikator RSI yang terprosok dari oscillator overbought," ujarnya di Jakarta, Senin (17/4/2017).
Sementara, IHSG kemarin ditutup turun -27,61 poin sebesar -0,49% di level 5.616,54 menjelang libur menjelang di akhir pekan. Indeks sektor saham pertanian kembali memimpin pelemahan dengan melemah 0,75% disusul sektor infrastruktur yang turun 0,68% pada perdagangan hari ini.
Meski demikian, investor asing kembali tercatat net buy cukup tinggi sebesar Rp504,15 miliar. Total capital inflow pada minggu ini sebesar Rp3,5 triliun yang merupakan capital inflow terbesar selama tahun 2017.
"Minimnya sentimen dalam negeri yang dapat menjadi angin positif membuat investor cenderung memperhatikan pergerakan indeks global dan regional," pungkasnya.
Saham-saham yang masih dapat dicermati, di antaranya ASII, BBNI, BMRI, EXCL, GJTL, ICBP, dan MPPA.
(dmd)
Lihat Juga :