PLN Target Aliri Listrik 484 Desa di Indonesia Timur Tahun Ini
Selasa, 25 April 2017 - 16:01 WIB
PLN Target Aliri Listrik 484 Desa di Indonesia Timur Tahun Ini
A
A
A
JAKARTA - PT PLN (Persero) menargetkan akan mengaliri listrik ke 484 desa di wilayah Indonesia Timur pada tahun 2017. Dari jumlah tersebut, 365 di antaranya adalah desa di wilayah Papua dan Papua Barat. Sedangkan untuk wilayah Maluku dan Maluku Utara ditargetkan, desa yang akan teraliri listrik sebanyak 119 desa.
Direktur Bisnis Regional Maluku dan Papua Haryanto WS mengungkapkan, sepanjang 2016 PLN telah berhasil aliri listrik 96 desa untuk wilayah Papua dan Papua Barat, serta sebanyak 34 desa untuk wilayah Maluku dan Maluku Utara. "PLN berkonsentrasi untuk mempercepat program listrik desa. Hal ini juga sejalan dengan nafas pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan kelistrikan seluruh masyarakat," ujarnya di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Selasa (25/4/2017).
Menurutnya, tantangan terbesar dalam melistriki desa di Maluku dan Papua adalah karena kondisi geografis yang berat terdiri dari pegunungan dan kepulauan. Dia menerangkan banyaknya daerah terisolasi, lantaran minimnya akses transportasi akibat banyaknya lahan hutan dan rawa, serta cuaca yang ekstrem.
Pada kuartal 1/2017, tambahnya, PLN telah mengoperasikan Marine Vessel Power Plant (MVPP) Yasin Bey 60 megawatt (MW) yang menyuplai listrik untuk Ambon. Masuknya pembangkit listrik apung ini menjadi bukti komitmen PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik di Ambon.
"Adanya penambahan ini artinya Maluku saat ini memiliki cadangan daya sebesar lebih kurang 70 MW. Dengan cadangan daya ini maka terbuka luas kesempatan bagi para investor untuk mengembangkan bisnisnya di Ambon. Sehingga bisa meningkatkan perekonomian warga setempat," imbuh dia.
Untuk pembangunan transmisi, PLN regional Maluku dan Papua telah berhasil menyelesaikan sepanjang 274 kilometer sirkit (kms) dan sebanyak 100 megavolt ampere (MVA gardu induk. "Tantangan terbesar kami adalah perizinan dan pembebasan lahan. Tentunya dengan dukungan dan bantuan dari pemerintah setempat, stakeholders, serta peran masyarakat, kami yakin masalah ini akan segera teratasi," tandasnya.
Direktur Bisnis Regional Maluku dan Papua Haryanto WS mengungkapkan, sepanjang 2016 PLN telah berhasil aliri listrik 96 desa untuk wilayah Papua dan Papua Barat, serta sebanyak 34 desa untuk wilayah Maluku dan Maluku Utara. "PLN berkonsentrasi untuk mempercepat program listrik desa. Hal ini juga sejalan dengan nafas pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan kelistrikan seluruh masyarakat," ujarnya di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Selasa (25/4/2017).
Menurutnya, tantangan terbesar dalam melistriki desa di Maluku dan Papua adalah karena kondisi geografis yang berat terdiri dari pegunungan dan kepulauan. Dia menerangkan banyaknya daerah terisolasi, lantaran minimnya akses transportasi akibat banyaknya lahan hutan dan rawa, serta cuaca yang ekstrem.
Pada kuartal 1/2017, tambahnya, PLN telah mengoperasikan Marine Vessel Power Plant (MVPP) Yasin Bey 60 megawatt (MW) yang menyuplai listrik untuk Ambon. Masuknya pembangkit listrik apung ini menjadi bukti komitmen PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik di Ambon.
"Adanya penambahan ini artinya Maluku saat ini memiliki cadangan daya sebesar lebih kurang 70 MW. Dengan cadangan daya ini maka terbuka luas kesempatan bagi para investor untuk mengembangkan bisnisnya di Ambon. Sehingga bisa meningkatkan perekonomian warga setempat," imbuh dia.
Untuk pembangunan transmisi, PLN regional Maluku dan Papua telah berhasil menyelesaikan sepanjang 274 kilometer sirkit (kms) dan sebanyak 100 megavolt ampere (MVA gardu induk. "Tantangan terbesar kami adalah perizinan dan pembebasan lahan. Tentunya dengan dukungan dan bantuan dari pemerintah setempat, stakeholders, serta peran masyarakat, kami yakin masalah ini akan segera teratasi," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :