Menteri Rini Diminta Waspadai Agen Asing Saat Pilih Direksi BUMN

Kamis, 27 April 2017 - 15:56 WIB
Menteri Rini Diminta...
Menteri Rini Diminta Waspadai Agen Asing Saat Pilih Direksi BUMN
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno diingatkan agar kebijakan yang diambil sesuai dengan Nawa Cita Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, khususnya dalam mengangkat jajaran direksi pada beberapa perusahaan pelat merah. Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Gerindra Andre Rosiade.

"Rencana penggantian jajaran direksi pada salah satu BUMN, memang menjadi hak Bu (Rini) khususnya yang mengelola potensi sumber daya alam seperti PT. Bukit Asam, PT. Aneka Tambang, PT. Timah, Pertamina dan lainnya. Namun selayaknya dalam memilih direksi, Ibu Rini memperhatikan calon yang berintegritas, calon yang anti korupsi dan calon yang mempunyai semangat patriotisme dan cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," terangnya di Jakarta, Kamis (27/4/2017).

Lewat keterangan tertulisnya, dia juga menyampaikan tantangan pemerintahan Jokowi-JK sangat besar, apalagi di tengah gejolak ekonomi dunia yang sedang tidak menentu. Dia menambahkan perlu diingat pula bahwa sejak awal Presiden Jokowi mengusung program Trisakti yang kini setelah menjabat sangat dinanti implementasinya oleh rakyat Indonesia.

"Sudah saatnya pula Ibu Menteri sebagai pembantu Presiden di Kabinet Kerja membawa semangat yang sama. Yakni bagaimana menjalankan roda kementerian berlandaskan kedaulatan negara. Mereka yang akan ditempatkan pada BUMN yang mengelola sumber daya alam selayaknya bukanlah agen dari perusahaan asing," paparnya.

Lebih lanjut dia memperingatkan bahwa direksi yang ditunjuk Menteri BUMN, bukanlah merupakan kepanjangan tangan dari perusahaan asing. Menurutnya banyak agen dari perusahaan asing di negeri ini yang mengincar BUMN. Mereka terus berusaha merangsek masuk dan berharap bisa menyetir pengelolaan potensi sumber kekayaan alam Indonesia.

"Sebagai warga negara Indonesia, saya sebagaimana rakyat Indonesia lainnya mempunyai kewajiban untuk mengingatkan Ibu (Rini). Karena bagaimanapun, kami, rakyat Indonesia, tidak ingin kedaulatan sumber daya alam kita secara perlahan terus dijual ke pihak asing. Sudah saatnya pengelolaan sumber daya alam dikelola putra-putri terbaik bangsa dan untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
Kementerian BUMN Perkenalkan...
Kementerian BUMN Perkenalkan Komunitas Srikandi BUMN
Kementerian BUMN Perluas...
Kementerian BUMN Perluas Vaksinasi untuk Lansia
Tidak Efektif secara...
Tidak Efektif secara Bisnis, 8 BUMN Ini Akan Ditutup
Erick Thohir Ungkap...
Erick Thohir Ungkap 3 BUMN Pemilik Utang Paling Besar
Berikan Kesempatan DisabiĀ­litas...
Berikan Kesempatan DisabiĀ­litas Berkiprah di Lapangan Kerja
Berita Terkini
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
22 menit yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
24 menit yang lalu
Hadirkan Teknologi Smart...
Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus, Produksi Lokal Berstandar Internasional
34 menit yang lalu
Purbaya dan Said Iqbal...
Purbaya dan Said Iqbal Mau Makan Siang Bareng Besok, Ada Apa?
35 menit yang lalu
Kinerja BUMN Menguat,...
Kinerja BUMN Menguat, Muncul Motor Pertumbuhan Baru
49 menit yang lalu
Euforia Pesta Bola Dunia...
Euforia Pesta Bola Dunia Menular ke Aset Kripto, Trade for Glory 2026 Digelar
1 jam yang lalu
Infografis
Karyawan Apple Protes...
Karyawan Apple Protes Saat Diminta Kembali Masuk Kantor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved