Indef: Lahan Milik Petani Semakin Tergerus

Kamis, 04 Mei 2017 - 15:11 WIB
Indef: Lahan Milik Petani...
Indef: Lahan Milik Petani Semakin Tergerus
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, tingkat ketimpangan di Indonesia hingga saat ini berada di angka 0,397. Angka ini masih tergolong tinggi. Salah satu faktor yang memengaruhi ketimpangan yakni lahan pertanian.

Akibatnya, banyak petani yang memiliki lahan yang luasnya di bawah 1 hekatare (ha). Peneliti Institut Pengembangan Ekonomi dan Keuangan (Indef) Imaduddin Abdullah mengatakan, kepemilikan lahan pertanian memang makin lama makin sempit.

"Mereka yang memiliki luas lahan di bawah setengah hektare presentasenya meningkat sejak 2003 hingga 2013, seharusnya jumlah lahan yang dimiliki tinggi," ujarnya di Kantor Indef, Jakarta, Kamis (4/5/2017).

Dalam kenyataannya, petani di Indonesia hanya memiliki lahan 0,8 ha. Angka yang di bawah 1 ha ini, jauh berbeda dengan Jepang dan negara-negara lain yang petaninya memiliki luas lahan di atas 1 ha.

"Jepang saat 1,57 ha, Korea Selatan 1,46 ha, Filipina 2 ha, dan Thailand 3,2 ha. Dengan Thailand dan Filipina saja kita kalah," tutur dia.

Selain itu, Indonesia juga tercatat sebagai salah satu negara dengan level mekanisasi pertanian terendah dan pada akhirnya harus berdampak pada penurunan produktivitas petani.

"Saya ambil contoh, produktivitas padi Indonesia rata-rata saat ini baru tercatat 5,1 juta ton per ha. Angka ini cukup jauh dari produktivitas ideal di tingkat percobaan yang dapat mencapai 8,3 juta ton ha," ungkapnya.

Ima juga berharap untuk ke depannya, jumlah lahan yang dimiliki oleh petani semakin meningkat dan harus menjadi perhatian utama pemerintah dalam sektor tersebut.

"Karena petani yang memiliki lahan sendiri itu, jauh lebih produktif ketimbang mereka yang bekerja di lahan orang," tutur dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CROWDE Bersama UNCDF...
CROWDE Bersama UNCDF Maju Entaskan Kemiskinan di Masa Pandemi
SDM Pertanian Ditingkatkan,...
SDM Pertanian Ditingkatkan, Wali Kota Mataram Optimistis Kemiskinan Turun
Ahli Pertanian Ingatkan...
Ahli Pertanian Ingatkan Dampak Alih Fungsi Lahan Ciptakan Pemiskinan Baru
HD : Pengembangan Sektor...
HD : Pengembangan Sektor Pertanian Mampu Menurunkan Angka Kemiskinan
Gus Ami: Jika Ingin...
Gus Ami: Jika Ingin Entaskan Kemiskinan, Perhatikan Pertanian
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
50 menit yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
1 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 jam yang lalu
Infografis
Roket Milik Elon Musk...
Roket Milik Elon Musk Kembali Bikin Masalah bagi Penduduk Bumi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved