Rupiah Siang Masih Lesu Saat IHSG Bangkit ke Zona Hijau
Jum'at, 05 Mei 2017 - 11:52 WIB
Rupiah Siang Masih Lesu Saat IHSG Bangkit ke Zona Hijau
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I hari ini masih sulit untuk menguat dan melanjutkan tren negatif sejak sesi pembukaan pagi tadi. Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bangkit ke zona hijau, ketika sempat tergelincir.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.337/USD atau lebih buruk dibanding sebelumnya pada posisi Rp13.328/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.327-Rp13.345/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah sesi I tertahan di level Rp13.339/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari kemarin yang berada di level Rp13.330/USD.
Data SINDOnews dari Limas, justru memperlihatkan penguatan rupiah pada posisi Rp13.337/USD. Catatan positif terlihat pada sesi siang dibanding penutupan sebelumnya Rp13.345/USD.
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan siang ini berada di level Rp13.335/USD atau merosot cukup tajam dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.326/USD. Siang ini kisaran rupiah berada pada level Rp13.324-Rp13.345/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I menguat dengan tambahan 9,16 poin atau 0,16% ke level 5.678,60. Sementara pada sesi pembukaan memerah ke level 5.669,01 usai kehilangan 0,43 poin yang setara dengan 0,01% dan kemarin ditutup meningkat 22,07 poin atau 0,39% menjadi 5.669,44.
Sektor dalam negeri hingga perdagangan siang ini secara keseluruhan berada pada jalur positif dipimpin kenaikan tertinggi sektor konsumen 1,09%. Penurunan terdalam terjadi pada sektor pertambangan yang berkurang 0,88%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,36 miliar dengan 5,96 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp306,4 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,82 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,12 triliun. Tercatat 135 saham naik, 170 turun dan 135 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) serta PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI). Sedangkan saham-saham yang melemah yakni PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dan PT XL Axiata Tbk. (EXCL).
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.337/USD atau lebih buruk dibanding sebelumnya pada posisi Rp13.328/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.327-Rp13.345/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah sesi I tertahan di level Rp13.339/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari kemarin yang berada di level Rp13.330/USD.
Data SINDOnews dari Limas, justru memperlihatkan penguatan rupiah pada posisi Rp13.337/USD. Catatan positif terlihat pada sesi siang dibanding penutupan sebelumnya Rp13.345/USD.
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan siang ini berada di level Rp13.335/USD atau merosot cukup tajam dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.326/USD. Siang ini kisaran rupiah berada pada level Rp13.324-Rp13.345/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I menguat dengan tambahan 9,16 poin atau 0,16% ke level 5.678,60. Sementara pada sesi pembukaan memerah ke level 5.669,01 usai kehilangan 0,43 poin yang setara dengan 0,01% dan kemarin ditutup meningkat 22,07 poin atau 0,39% menjadi 5.669,44.
Sektor dalam negeri hingga perdagangan siang ini secara keseluruhan berada pada jalur positif dipimpin kenaikan tertinggi sektor konsumen 1,09%. Penurunan terdalam terjadi pada sektor pertambangan yang berkurang 0,88%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,36 miliar dengan 5,96 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp306,4 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,82 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,12 triliun. Tercatat 135 saham naik, 170 turun dan 135 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) serta PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI). Sedangkan saham-saham yang melemah yakni PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dan PT XL Axiata Tbk. (EXCL).
(akr)
Lihat Juga :