Bangun Infrastruktur, Daerah Diminta Tak Lagi Bergantung ke APBD

Senin, 08 Mei 2017 - 15:48 WIB
Bangun Infrastruktur,...
Bangun Infrastruktur, Daerah Diminta Tak Lagi Bergantung ke APBD
A A A
JAKARTA - Pemerintah daerah (Pemda) diminta tidak lagi bergantung pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), karena bakal membuat proses pembangunan infrastruktur memakan waktu yang lama. Pernyataan ini disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Sugeng saat membuka pelatihan kepemimpinan dan ekonomi daerah.

Dia mengungkapkan, daerah harus melakukan inovasi baru untuk membangun daerahnya. Inovasi tersebut nantinya terang dia akan bisa membawa perubahan untuk daerah, dan menghasilkan investasi untuk modal pembangunan daerah tersebut, tanpa mencolek dana APBD.

"Kami (BI) sudah menyampaikan ke daerah, mereka bisa berinovasi di keuangan dengan mencari pendanaan lain. Mengeluarkan regional government bond juga bisa atau dengan cara lain," paparnya di Jakarta, Senin (8/5/2017).

Sementara itu, Sekjen Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Nurdin Abdullah mengatakan, daerah seharusnya tidak lagi bergantung pada kucuran anggaran dari pusat. Terang dia sudah saatnya pemerintah daerah (pemda) mendorong pembiayaan dengan skema non APBN dan APBD. "Sehingga, nanti di daerah itu bisa lebih cepat membangun infrastruktur," imbuhnya.

Terlebih lagi, belum lama ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga meminta Pemda harus mendorong ekonomi dengan mendorong pembangunan infrastruktur. "Karena menurut saya, tidak semua kepala daerah itu beruntung, kadang kebutuhan mereka besar namun pendanaan kecil, karena itu dibutuhkan pendanaan dari sumber lain," sambung Nurdin.

Lanjut dia mengutarakan pernyataan Presiden Jokowi saat itu memang mengarahkan daerah agar menjadi ramah investasi, sehingga proyek infrastruktur yang tidak bisa dibiayai APBD, bisa digarap swasta. Selain itu, pemerintah juga harus menciptakan kepastian dan menyambut baik investor yang ingin berinvestasi.

"Dari Pemda juga semestinya bisa jadi birokrat yang melayani. Ini agar orang yang mau berinvestasi, percaya menanamkan modalnya di daerah tersebut," pungkas Nurdin.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tertatih-tatih Bangun...
Tertatih-tatih Bangun Infrastruktur, Pemkot Pagaralam Cari Bantuan ke Pusat
Proyek Infrastruktur...
Proyek Infrastruktur Digencarkan dengan Terobosan Pembiayaan
Percepatan Pembangunan,...
Percepatan Pembangunan, Kabupaten Bekasi Anggarkan Rp500 Miliar
DPRD Siap Perjuangkan...
DPRD Siap Perjuangkan Pembangunan Infrastruktur Desa Lompo Bulo
Jokowi Dinilai Komitmen...
Jokowi Dinilai Komitmen Wujudkan Pemerataan Pembangunan melalui Dana Desa
Satu Dekade Presiden...
Satu Dekade Presiden Jokowi Bangun 366 Ribu Km Jalan Desa
Berita Terkini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
27 menit yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
10 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
11 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
11 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
12 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved