Awas Produk Kedaluwarsa Jelang Ramadan

Selasa, 09 Mei 2017 - 01:12 WIB
Awas Produk Kedaluwarsa...
Awas Produk Kedaluwarsa Jelang Ramadan
A A A
SEMARANG - Produk kedaluwarsa di pasar tradisional mulai marak seperti yang ditemukan oleh Dinas Perdagangan Kota Semarang. Karena itu, masyarakat dihimbau untuk teliti sebelum membeli barang khususnya makanan kemasan, menjelang Ramadan dan Lebaran.

Produk kadaluarsa yang ditemukan di antaranya sarden, susu kaleng, kecap, madu dan beberapa produk kemasan lain. Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, pihaknya akan menggelar operasi rutin selama sebelum dan pada saat Ramadan untuk mengantisipasi dijualnya produk-produk yang sudah tidak layak dikonsumsi atau sudah kadaluarsa.

"Kita sudah melakukan pemeriksaan di beberapa pasar tradisional, dan menemukan sejumlah produk khususnya makanana kemasan yang sudah tidak layak, dan langsung kita amankan. Untuk pedagangnya kita berikan teguran dan membuat surat pernyataan," ungkapnya.

Dia juga menerangkan sudah memerintahkan kepada trantib pasar untuk melakukan pengecekan dan pemantauan setiap hari secara rutin. Fajar menegaskan, Dinas Perdagangan tidak akan segan-segan untuk mencabut izin berdagang para pedagang pasar tradisional yang terbukti menjual produk yang sudah kadaluarsa.

Lebih lanjut dia mengingatkan agar pedagang tidak memanfaatkan momentum Ramadan dan Lebaran untuk berbuat curang dengan menjual barang dagangan yang kedaluwarsa yang bisa merugikan masyatakat.

"Kami akan tegas. Pertama kami akan berikan teguran dan membuat surat pernyataan kalau masih menjual lagi maka akan kami cabut izin berdagangnya, karena perizinan pedagang pasar ada pada kami," tegas dia

Selain mengantisipasi produk yang kedaluwarsa pihaknya juga akan melakukan antisipasi terhadap spekulan atau pedagang-pedagang yang sengaja menimbun barang dagangan untuk mencari keuntungan yang bisa menyebabkan kenaikan harga barang.

"Kapolri sudah menginstruksikan untuk melaporkan pihak-pihak yang sengaja menimbun barang. Maka kami akan melaporkan pihak-pihak yang sengaja melakukan kecurangan. Oleh karena itu kami akan melakukan pengecekan ke gudang-gudangpasar grosir," imbuhnya.

Sementara itu, dalam rangka menstabilkan harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) Dinas Perdagangan juga akan melakukan operasi pasar dengan memantau setiap hari harga-harga kebutuhan pokok. Harga kebutuhan yang perlu diantisipasi kenaikannya di antaranya adalah beras, gula, telur, minyak goreng, daging ayam, daging sapi dan lainnya.

"Kita akan melakukan koordinasi dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah), dari perekonomian, Ketahanan pangan dinas Koperasi UMKM dan lainnya. Untuk pasar murah nanti yang akan melakukan adalah Bulog," tandasnya.

Terpisah Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Agus Riyanto meminta Pemerintah Kota Semarang membentuk tim khusus untuk memantau harga kebutuhan pokok menjelang datangnya Bulan Ramadan. Hal itu perlu dilakukan supaya kenaikan harga yang selalu terjadi setiap kali bulan Ramadan dapat ditekan.

"Kenaikan harga kebutuhan pokok memang sering terjadi, karena meningkatnya permintaan masyarakat. Namun, lonjakan harga harus tetap terkendala sehingga tidak mendorong peningkatan Inflasi yang tinggi," katanya.

Ia juga berharap, Pemerintah bisa menyiapkan dana cadangan untuk menggelar operasi pasar ketika terjadi lonjakam harga yang tidak terkendali. "Pemantauan harga harus dilakukan setiap hari, supaya bisa dilakukan tindakan yang cepat. Kalau perlu jangan sampai menunggu ada laporan dari masyarakat baru bertindak," ucapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lisensi Kepelatihan...
Lisensi Kepelatihan Kadaluarsa, Begini Penjelasan Ancelotti
Apa Benar Ban Mobil...
Apa Benar Ban Mobil Punya Masa Kadaluarsa?
Bupati Pangandaran Intruksikan...
Bupati Pangandaran Intruksikan Tarik Peredaran Bantuan Sembako Kadaluarsa
Minum Miras Kadaluarsa,...
Minum Miras Kadaluarsa, WN Australia Tewas di Bali
Stok Vaksin Covid-19...
Stok Vaksin Covid-19 di Bekasi Hampir Kadaluarsa
Rivan Purwantono : Hindari...
Rivan Purwantono : Hindari Batas Kadaluarsa, Jasa Raharja Ingatkan Masyarakat Urus Segera Klaim Santunan Kecelakaan
Berita Terkini
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
2 menit yang lalu
Hindari Risiko Kerusakan...
Hindari Risiko Kerusakan Barang, Ini 7 Tips Packing dari J&T Cargo
10 menit yang lalu
Gelar RUPS Luar Biasa,...
Gelar RUPS Luar Biasa, Brigit Biofarmaka Teknologi Bahas Penyesuaian Klasifikasi Usaha
24 menit yang lalu
IHSG Lanjutkan Penguatan,...
IHSG Lanjutkan Penguatan, Sore Ini Ditutup Reli ke Level 6.231
26 menit yang lalu
Amway Indonesia Perkuat...
Amway Indonesia Perkuat Komitmen Mendukung Keluarga Hidup Lebih Sehat dan Sejahtera
37 menit yang lalu
Pegadaian Dorong Green...
Pegadaian Dorong Green Tourism di Yogyakarta lewat Program Becak Kayuh Listrik
44 menit yang lalu
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved